Berita-24today.co.id ||MEDAN, 11 September 2026 — Langkah baru gerakan kepemudaan di Sumatera Utara resmi dimulai. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara kini resmi terdaftar secara administratif di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara.
Kepastian tersebut ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Kesbangpol, yang menjadi pijakan administratif bagi organisasi untuk menjalankan roda organisasi dan berbagai programnya di tengah masyarakat.
Dengan terbitnya SK tersebut, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara menyatakan siap mengambil peran lebih aktif dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah.
Ketua DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol atas proses administrasi hingga diterbitkannya surat keputusan tersebut.
«“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kesbangpol yang telah mengeluarkan surat keputusan ini. Kami berharap dengan resminya organisasi ini secara administratif, Pemuda Demokrasi Indonesia dapat ikut serta memperkuat hubungan antara pemuda dan pemerintah dalam berbagai aspek,” ujar Paulus.»
Paulus menegaskan, legalitas bukan sekadar persoalan dokumen atau kelengkapan administratif. Menurutnya, pengakuan administratif tersebut harus menjadi momentum untuk membangun organisasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pemuda harus mengambil peran dalam pembangunan. Kami ingin membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah, sekaligus tetap menjadi bagian dari masyarakat yang kritis dan aktif dalam menyampaikan aspirasi,” tegasnya.
Ia mengatakan, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara akan berupaya menjadikan organisasi tersebut sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta aspirasi secara konstruktif.
“Kami tidak ingin organisasi ini hanya berhenti pada legalitas. Setelah resmi terdaftar, justru tanggung jawab kami semakin besar untuk menjalankan organisasi dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Paulus.
Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, keterlibatan generasi muda dalam berbagai persoalan sosial dan pembangunan dinilai penting agar aspirasi masyarakat dapat disampaikan melalui jalur yang konstruktif.
DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara juga menyatakan siap membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Namun, sinergi tersebut tetap diiringi dengan komitmen untuk menjaga sikap kritis sebagai bagian dari masyarakat. Kritik dan masukan, menurut Paulus, merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan dan kehidupan demokrasi yang lebih baik.
Terbitnya SK Kesbangpol sekaligus menjadi momentum bagi DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara untuk mulai memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Dengan legalitas yang kini telah dikantongi, tantangan berikutnya bukan lagi soal berdiri atau tidaknya organisasi, melainkan bagaimana Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata dan kontribusi bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, DPD Pemuda Demokrasi Indonesia Sumatera Utara terus melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan langkah dan program organisasi ke depan.
Sumber : Tim-Red
Editor : S Erfan Nurali













