banner 728x250

KNPI Garut Gandeng DPPKBPPPA Hadapi Persoalan Kesehatan Mental Pemuda, Siapkan Rumah Ramah Bercerita

banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut melakukan kunjungan kerja sekaligus konsolidasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Kamis (3/9/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD KNPI Garut, Agil Syahrizal, didampingi Sekretaris DPD KNPI Garut, para koordinator bidang serta jajaran pengurus. Pertemuan tersebut membahas rencana program kesehatan mental pemuda melalui konsep “Rumah Ramah Bercerita”.

Example 300x600

Agil mengatakan, program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian KNPI Garut terhadap berbagai persoalan kesehatan mental yang saat ini dihadapi generasi muda. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa ditangani oleh satu organisasi atau instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.

“Kami dari DPD KNPI Garut melakukan konsolidasi dan konsultasi mengenai berbagai permasalahan kesehatan mental, khususnya yang terjadi di kalangan pemuda Kabupaten Garut. Persoalan ini harus kita atasi bersama-sama, tidak hanya KNPI, tetapi seluruh elemen masyarakat,” ujar Agil.

Ia menambahkan, KNPI Garut juga akan membangun kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah terkait untuk memperkuat langkah pencegahan maupun penanganan persoalan kesehatan mental.

Agil mengaku mendapatkan banyak masukan dari DPPKBPPPA Garut mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengidentifikasi hingga menangani persoalan kesehatan mental. Berbagai masukan tersebut selanjutnya akan dibawa ke internal KNPI untuk menjadi bahan penyusunan program kerja.

“Alhamdulillah, kunjungan kami disambut dengan baik. Kami mendapatkan banyak ilmu dan masukan, terutama bagaimana melakukan indikasi serta penanganan terhadap persoalan kesehatan mental. Semua masukan ini akan kami input dan bahas di internal KNPI Garut,” katanya.

Bullying hingga Dampak Judi Online Jadi Perhatian

Agil mengungkapkan, persoalan kesehatan mental di kalangan pemuda memiliki cakupan yang cukup luas. Selain persoalan bullying, terdapat pula berbagai persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius, termasuk dampak aktivitas judi online dan pinjaman online.

“Banyak sekali indikasi yang terjadi, mulai dari bullying, LGBT, penanganan pascajudi online, pinjaman online, dan masih banyak persoalan sosial lainnya. Ini yang nantinya akan kami bahas di KNPI Garut sebagai bagian dari program kerja,” ungkapnya.

Menurut Agil, KNPI Garut akan memfokuskan program pada dua aspek utama, yakni pencegahan dan penanggulangan. Untuk penanganan, KNPI akan berkoordinasi dengan DPPKBPPPA serta perangkat daerah lainnya karena terdapat metode dan pendekatan khusus dalam menghadapi persoalan kesehatan mental.

Sementara dari sisi pencegahan, KNPI akan membuka ruang bagi anak muda untuk melakukan berbagai kegiatan positif dan produktif.

“Kami akan fokus pada pencegahan dan penanggulangan. Untuk penanggulangan tentu kami akan bekerja sama dengan DPPKBPPPA dan dinas terkait lainnya, karena ada metode-metode khusus dalam penanganan kesehatan mental,” jelas Agil.

Seminar dan Pelatihan Akan Segera Digelar

Sebagai langkah awal, DPD KNPI Garut berencana menggelar kegiatan seminar dan pelatihan mengenai kesehatan mental dalam waktu dekat. Program tersebut akan terlebih dahulu menyasar organisasi kepemudaan (OKP) yang berada di lingkungan KNPI Garut.

“Untuk pencegahan, kami akan membuka ruang melalui kegiatan-kegiatan positif. Secepatnya, mungkin bulan ini, kami akan melaksanakan seminar dan pelatihan. Kami fokuskan terlebih dahulu di tingkat OKP,” ujarnya.

Setelah program tersebut berjalan, KNPI Garut berencana memperluas sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kabupaten Garut. Namun, sebelum pelaksanaan, KNPI akan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait agar kegiatan dapat berjalan secara terarah dan tepat sasaran.

Dorong Pemanfaatan Gedung Tidak Terpakai

Selain program edukasi dan sosialisasi, Agil juga mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan pemanfaatan sejumlah gedung atau fasilitas milik pemerintah yang belum digunakan secara maksimal.

Fasilitas tersebut, kata Agil, dapat dikembangkan menjadi ruang kegiatan pemuda yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pencegahan, tetapi juga menjadi sarana pelatihan dan konseling.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar gedung-gedung yang sudah ada dan belum dimanfaatkan secara maksimal bisa digunakan sebagai tempat pencegahan, pelatihan maupun konseling,” katanya.

Ia mencontohkan Gedung Pemuda KNPI Garut yang dapat menjadi salah satu ruang untuk mengembangkan berbagai kegiatan kepemudaan.

“KNPI Garut memiliki Gedung Pemuda. Masih banyak gedung lainnya yang nantinya bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan positif yang akan kami laksanakan ke depan,” tambahnya.

Salurkan Energi Pemuda Lewat Kegiatan Positif

Untuk memperkuat upaya pencegahan, DPD KNPI Garut juga akan menggandeng berbagai pihak dalam menyediakan ruang ekspresi yang positif bagi generasi muda.

Kerja sama tersebut antara lain diarahkan pada kegiatan olahraga dan komunitas bela diri. Menurut Agil, aktivitas positif dapat menjadi sarana bagi pemuda untuk menyalurkan energi, mengembangkan potensi, sekaligus membangun lingkungan pergaulan yang sehat.

“Kami dari DPD KNPI Garut akan bekerja sama dengan beberapa pihak, seperti komunitas bela diri dan kegiatan olahraga lainnya. Harapannya, anak-anak muda bisa mengekspresikan segala bentuk kegiatannya melalui hal-hal positif sehingga lebih produktif,” pungkas Agil.

Melalui program “Rumah Ramah Bercerita”, KNPI Garut berharap tercipta ruang yang aman dan terbuka bagi pemuda untuk mendapatkan edukasi, menyampaikan persoalan, serta memperoleh pendampingan secara tepat dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kompetensi.

Program tersebut sekaligus menjadi langkah awal KNPI Garut untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem kepemudaan yang sehat, produktif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di Kabupaten Garut.

  • Penulis : Rus
  • Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
Penulis: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *