banner 728x250
Agama  

Aisyiyah Jakarta Pusat dan PWA DKI komitmen Tekan Angka Putus Sekolah Lewat Gerakan Perempuan Mengaji

banner 468x60

Berita-24today.co.id || Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026* – Suasana meriah dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Dinas Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, *Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.*, dalam kegiatan *Gerakan Perempuan Mengaji* yang diselenggarakan oleh *Majelis Tabligh dan Ketarjihan PWA DKI Jakarta* bersama *Pimpinan Daerah Aisyiyah Jakarta Pusat*.

Kegiatan ini diikuti oleh *±400 peserta* yang terdiri dari kader PWA DKI Jakarta, PDA, PCA, serta Guru-guru TK IGABA se-DKI Jakarta.

Example 300x600

Dalam sambutannya, *Ibu Masmidah Abdul Mu’ti* menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Perempuan Mengaji.
“Harapannya ukhuwah ini terus terjalin erat,” ujarnya.

*Ketua PDA Jakarta Pusat, Ibu Syamsidar*, menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang luar biasa dari keluarga besar Mendikdasmen.
“Terima kasih Bu Masmidah atas penerimaan Gerakan Perempuan Mengaji ini. Insya Allah kegiatan ini akan berjalan 1 tahun sekali,” ungkap Syamsidar.

*Wakil Ketua PWA DKI Jakarta, Ibu Nurdiati Akma*, menyoroti masih banyaknya generasi muda yang belum bersekolah. Beliau mengajak seluruh kader Aisyiyah untuk terus bergerak mencari dan membantu anak-anak putus sekolah agar dapat kembali melanjutkan pendidikan.

Acara inti diisi tausiyah oleh *Prof. Maila Dinia Husni Rahiem, Ph.D.*, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bidang Peningkatan STEM dan Kompetensi Guru, dengan tema *“7 Jurus Bimbingan Konseling Hebat: Membangun Resiliensi Anak”*.

Dalam materinya, Prof. Maila menegaskan bahwa anak saat ini tidak tumbuh di satu ruang saja. Mereka hidup di dunia bebas dengan gawai dan akses informasi. Karena itu, anak perlu diberi *kepercayaan, privacy, dan teladan*. Beliau mencontohkan pola asuh Luqman dalam QS. Luqman yang menasehati anaknya dengan lemah lembut.

“Mengoreksi anak jangan melukai martabat. Kecerdasan anak banyak dari Ibu. Maka kita harus mengoreksi dengan cara yang bermartabat,” tegasnya.

Prof. Maila juga mengingatkan kembali pentingnya *7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat*:
1. Bangun pagi
2. Beribadah
3. Berolahraga
4. Makan sehat bergizi
5. Gemar belajar
6. Bermasyarakat
7. Tidur cepat – dengan orang tua sudah ada di rumah

Beliau menekankan pentingnya kesehatan mental anak, memberi rasa aman, memiliki bahasa komunikasi yang baik, dan konsisten dalam membuat aturan.
“Kunci utamanya adalah _Qaulan Layyinan_ — menggunakan kata-kata yang baik untuk mendekatkan hati,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama seluruh peserta.

*Kontributor: Dessy Saharini (Aisyiyah Jakpus)*

#gerakanperempuanmengaji
#gerakanperempuanmuslimberkemajuan
#pwadkijakarta
#mtkpwadkijakarta
#aisyiyahjakartapusat

  • Penulis : Ririe TH
  • Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *