berita-24today.co.id || GARUT – Babinsa Koramil 1112/Samarang Kodim 0611/Garut, Sertu Saprudin, menghadiri kegiatan sosialisasi rencana pembangunan sumber mata air Situ Cipulus yang digelar di Aula Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan warga pengguna air, serta narasumber yang memberikan pemaparan mengenai rencana pembangunan sumber mata air Situ Cipulus. Sosialisasi ini menjadi wadah dialog antara pemerintah desa dan masyarakat untuk memberikan pemahaman mengenai tujuan pembangunan sekaligus menyerap aspirasi warga agar pelaksanaannya dapat berjalan secara transparan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Babinsa Koramil 1112/Samarang, Sertu Saprudin, mengatakan kehadirannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI dalam mendukung setiap program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban wilayah.
“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan melalui musyawarah,” ujar Sertu Saprudin.
Sementara itu, Kepala Desa Sukakarya, Aep Saepudin, menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen memberikan informasi secara terbuka kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan tersebut.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan sumber mata air Situ Cipulus. Kami berharap seluruh warga dapat memahami tujuan pembangunan ini sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan kepentingan para pengguna air,” kata Aep.
Ketua BPD Desa Sukakarya juga menyampaikan dukungannya terhadap proses musyawarah yang melibatkan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, setiap aspirasi warga harus menjadi perhatian agar keputusan yang diambil benar-benar menghasilkan solusi terbaik.
“BPD mendukung penuh proses musyawarah dan sosialisasi ini. Aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian bersama agar setiap kebijakan yang diambil menghasilkan solusi terbaik serta tetap mengedepankan kepentingan warga,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ujang Jamaludin menjelaskan bahwa pembangunan sumber mata air Situ Cipulus bertujuan meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Ia menilai keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada komunikasi yang baik serta keterbukaan informasi kepada seluruh pihak.
“Pembangunan sumber mata air Situ Cipulus dirancang untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan air bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komunikasi yang baik, keterbukaan informasi, dan dukungan seluruh pihak agar pelaksanaannya berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Ujang Jamaludin.
Perwakilan warga, Apep, mengapresiasi penyelenggaraan sosialisasi tersebut karena masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan masukan secara langsung.
“Kami mengapresiasi adanya sosialisasi ini karena masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung. Kami berharap pembangunan dapat berjalan dengan baik serta tetap memperhatikan hak dan kebutuhan warga yang selama ini memanfaatkan sumber mata air tersebut,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Dialog yang terjalin antara pemerintah desa, BPD, narasumber, aparat kewilayahan, dan masyarakat diharapkan mampu membangun kesepahaman bersama sehingga rencana pembangunan sumber mata air Situ Cipulus dapat terlaksana secara optimal.
Melalui sinergi seluruh pihak, pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Sukakarya, sekaligus menjaga keharmonisan, kebersamaan, dan kondusivitas di wilayah Kecamatan Samarang.(Rus)













