banner 728x250

“Bukannya Pulang Tidur, Delapan Remaja di Garut Malah Berakhir di Mapolres karena Bawa Samurai”

IMG 20260629
banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT – Niat nongkrong hingga dini hari justru berujung pemeriksaan polisi. Delapan remaja diamankan Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis samurai dan diduga membawa obat-obatan terlarang saat patroli rutin di Jalan Panawuan, Kabupaten Garut, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 02.08 WIB.

Patroli yang dipimpin Ipda Buldan bersama Bripka Irvan Maulana dan personel Dalmas awalnya mendapati sekelompok remaja berkumpul di pinggir jalan. Karena gerak-geriknya dinilai mencurigakan, petugas langsung melakukan pemeriksaan.

Example 300x600

Hasilnya cukup membuat geleng kepala. Dari delapan remaja yang diamankan, petugas menemukan satu bilah senjata tajam jenis samurai dan satu kaleng berisi obat-obatan yang diduga tramadol.

Kalau memang niatnya hanya nongkrong, tentu cukup membawa kopi atau camilan. Membawa samurai saat tengah malam jelas bukan perlengkapan yang lazim untuk sekadar berbincang bersama teman.

Remaja yang diamankan masing-masing berinisial R (16), F.G (17), M.R (17), R.M (17), V.S (15), S.R (16), M.R (16), dan S (17).

Selain itu, polisi juga mengamankan empat unit sepeda motor yang digunakan para remaja tersebut, yakni Honda Beat, Honda Scoopy, Yamaha Aerox, dan satu unit sepeda motor sport. Enam unit telepon genggam turut diamankan sebagai barang bukti.

Seluruh remaja beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Karena sebagian besar masih berstatus anak di bawah umur, proses penanganan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap mengedepankan perlindungan anak.

Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto, S.H., M.P., menegaskan bahwa patroli Presisi terus digelar sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mencegah aksi kriminalitas maupun gangguan kamtibmas yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.

Polres Garut juga mengingatkan para orang tua agar tidak lengah mengawasi aktivitas anak-anaknya. Malam hari semestinya menjadi waktu beristirahat, bukan waktu mencari sensasi yang justru dapat mengantarkan ke kantor polisi.

Dengan patroli rutin yang terus ditingkatkan, Polres Garut berharap ruang gerak pelaku maupun kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan semakin sempit, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Penulis : Dian Sugiana

Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
Penulis: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *