Berita24today.co.id || Bandung – Polresta Bandung terus mengembangkan program ketahanan pangan sebagai upaya nyata dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan warga secara aktif, program ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian antar sesama.
Pelaksanaan program ketahanan pangan tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil pertanian dan pemanfaatan lahan produktif, tetapi juga diarahkan untuk membangun partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mandiri dan berdaya saing. Mulai dari proses penyiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga masa panen, seluruh tahapan dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat secara bersama-sama.
Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu menciptakan suasana yang harmonis sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan pangan keluarga.
Kapolresta Bandung menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, Polresta Bandung terus mendorong terciptanya sinergi yang kuat agar program yang dijalankan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
Menurutnya, semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan ketahanan pangan merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dinamika ekonomi dan kebutuhan pangan yang terus meningkat. Dengan masyarakat yang kompak, produktif, dan saling mendukung, berbagai persoalan dapat dihadapi secara lebih efektif.
Melalui program ini, Polresta Bandung berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga. Dengan kebersamaan yang terus terjaga, cita-cita mewujudkan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat diyakini dapat tercapai secara berkelanjutan.(**)













