Berita-24today.co.id || Garut, Intensitas curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, memicu terjadinya bencana longsor di Kampung Ranca Keuyeup, RT 02 RW 03, Desa Cintarasa, pada Minggu (12/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi akibat hujan lebat yang turun tanpa henti sejak malam hari, sehingga menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) saluran irigasi setinggi kurang lebih 3 meter dan panjang sekitar 14 meter mengalami ambruk dan pergerakan tanah yang menutup aliran air.
Kapolsek Samarang, Hilman Nugraha, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Anggota siaga Mako Polsek Samarang langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan patroli mitigasi dan evakuasi ini dilakukan mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai, sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas bersama aparatur setempat.
Adapun langkah-langkah yang dilakukan oleh jajaran Polsek Samarang di antaranya:
• Melaksanakan pengecekan langsung ke lokasi kejadian (TKP)
• Melakukan kerja bakti (korve) bersama masyarakat terdampak
• Mendata jumlah warga yang terdampak bencana
• Membantu proses pembersihan rumah warga yang terkena material longsor
Selain itu, aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat curah hujan tinggi.
“Kami mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor. Segera laporkan jika ada tanda-tanda pergerakan tanah,” tambahnya.
Hingga saat ini, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan secara gotong royong oleh warga bersama aparat kepolisian dan unsur terkait lainnya. Situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.
Penulis : Rus
Editor : S Erfan Nurali













