banner 728x250

Kemenag Garut Monitoring Ujian Tahfidz MAN 5 Cibatu, 45 Siswa Hafal 1 hingga 5 Juz Al-Qur’an

banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT, Berita-24today.co.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) melaksanakan monitoring ujian tahfidz Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Cibatu, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus memastikan pelaksanaan program tahfidz di lingkungan madrasah berjalan sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.

Example 300x600

Sebanyak 45 siswa dan siswi MAN 5 Cibatu mengikuti ujian tahfidz dengan capaian hafalan mulai dari 1 hingga 5 juz Al-Qur’an. Program tersebut merupakan salah satu terobosan sekaligus program unggulan madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.

Kepala MAN 5 Cibatu, Dr. H. Sudi Priyambodo, M.Pd., melalui program tersebut mendorong para siswa untuk mengembangkan potensi keagamaan, meningkatkan kualitas hafalan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Penguji Bersanad dan Memiliki Penugasan Resmi

Dalam pelaksanaan ujian, para penguji berasal dari jajaran Kemenag yang telah mendapatkan surat keputusan (SK) penugasan. Selain memiliki kompetensi di bidang tahfidz, para penguji juga dipersyaratkan memiliki sanad sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan kesinambungan transmisi keilmuan Al-Qur’an.

Monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan ujian, termasuk proses pengujian hafalan para siswa serta penerapan standar yang menjadi acuan dalam program tahfidz.

Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Garut, H. Badrul Munir Gojali, M.Ag., menyampaikan bahwa program tahfidz yang dilaksanakan MAN 5 Cibatu merupakan langkah positif dalam memperkuat pendidikan Al-Qur’an di lingkungan madrasah.

Menurutnya, program tahfidz perlu didukung dengan pelaksanaan evaluasi yang terarah, penguji yang memenuhi persyaratan, serta koordinasi dengan pihak Kemenag agar kualitas pembelajaran dan hasil hafalan peserta didik dapat terjaga.

Madrasah Diminta Berkoordinasi dengan PD Pontren

H. Badrul Munir Gojali juga mengimbau sekolah dan madrasah lainnya, khususnya lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama yang menyelenggarakan program tahfidz, agar menjalin koordinasi dengan Seksi PD Pontren Kemenag Kabupaten Garut.

Koordinasi tersebut diperlukan untuk menyelaraskan pelaksanaan ujian tahfidz, memastikan persyaratan penguji terpenuhi, serta mendukung penyelenggaraan program yang terukur dan berkualitas.

“Bagi sekolah atau madrasah lain yang melaksanakan program tahfidz, khususnya di bawah naungan Kemenag, kami berharap dapat berkoordinasi dengan Seksi PD Pontren agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan kualitas hafalan para siswa dapat dipertanggungjawabkan,” demikian pesan PD Pontren Kemenag Garut.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan program tahfidz di MAN 5 Cibatu dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya dalam memperkuat pendidikan keagamaan, membangun karakter peserta didik, serta melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia. (Rus)

Loading

banner 325x300
Penulis: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *