Pemkot Jakpus dan Baznas Bazis Gelar Gebyar Muharram, Program Hapus Tato Gratis Disambut Antusias Warga
Berita-24today. Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta menggelar Gebyar Muharram di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jalan Tanah Abang I, Gambir, Senin (29/6).
Salah satu program yang menjadi perhatian masyarakat dalam kegiatan tersebut adalah layanan hapus tato gratis yang mendapat sambutan antusias dari warga, bahkan peserta datang tidak hanya dari Jakarta tetapi juga dari wilayah penyangga.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, bersama Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, meninjau langsung pelaksanaan layanan hapus tato yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Muharram.
Arifin mengatakan, layanan hapus tato gratis merupakan salah satu program yang diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan Muharram sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
“Layanan hapus tato di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat dilaksanakan selama dua hari dan diikuti sebanyak 100 peserta. Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari luar Jakarta seperti Ciputat dan Tangerang Selatan,” ujarnya.
Menurut Arifin, tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan. Ia mengungkapkan banyak warga berharap layanan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Membersihkan tato tidak cukup hanya satu atau dua kali tindakan. Bahkan ada warga yang sudah menjalani hingga sepuluh kali sesi penghapusan melalui layanan Baznas Bazis DKI karena biaya pengobatan di tempat lain cukup besar,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar menghindari membuat tato. Menurutnya, ketika seseorang ingin berhijrah dan menghapus tato, prosesnya membutuhkan waktu yang panjang, dilakukan berulang kali, serta menimbulkan rasa sakit.
“Kami akan mengevaluasi program ini karena banyak aspirasi dari masyarakat agar kuota peserta ditambah sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.
Sementara itu, Susi (36), warga Serdang, Kemayoran, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan hapus tato gratis tersebut.
“Saya sudah dua kali menjalani penghapusan tato. Sebelumnya saya berobat ke rumah sakit umum, tetapi biayanya cukup mahal. Alhamdulillah sekarang ada program dari Baznas Bazis dan Pemkot Jakarta Pusat, sehingga saya bisa ikut tanpa mengeluarkan biaya,” tuturnya.
Program hapus tato gratis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Pemkot Jakarta Pusat bersama Baznas Bazis DKI Jakarta dalam membantu masyarakat yang ingin memulai perubahan hidup sekaligus meringankan beban biaya pengobatan yang relatif tinggi.
(Dali)













