Berita24today.co.id || GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Riki Muhammad Sidik, kembali turun langsung menemui masyarakat dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar di Kampung Leuweungtiis, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan reses tersebut berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Hadir dalam kesempatan itu para tokoh masyarakat, ketua RT/RW, kader Posyandu, tokoh pemuda, hingga warga sekitar yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan di lingkungan mereka.
Dalam dialog bersama masyarakat, persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga Kampung Leuweungtiis. Warga berharap adanya pembangunan pipanisasi sepanjang kurang lebih 7 kilometer guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan, terutama saat musim kemarau.
Menanggapi hal tersebut, H. Riki Muhammad Sidik menyatakan siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan melalui program pemerintah daerah maupun dinas terkait.
“Permasalahan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Tentu ini menjadi perhatian serius dan akan kami perjuangkan agar warga bisa mendapatkan akses air bersih yang layak,” ujar H. Riki di hadapan warga.
Selain persoalan air bersih, kader Posyandu juga menyampaikan harapan agar dibangun gedung Posyandu permanen di wilayah tersebut. Selama ini kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak masih dilakukan secara terbatas karena belum memiliki bangunan sendiri.
Menariknya, masyarakat telah menyiapkan lahan hibah seluas sekitar 7 tumbak yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Posyandu.
“Kami berharap ada pembangunan Posyandu karena di kampung ini belum memiliki fasilitas Posyandu yang memadai. Alhamdulillah warga sudah menyiapkan lahan hibah,” ungkap salah seorang kader Posyandu dalam sesi dialog.
Menurut warga, keberadaan Posyandu sangat penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita, ibu hamil, serta lansia di wilayah Kampung Leuweungtiis.
Tak hanya itu, kalangan pemuda juga turut menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan sarana olahraga. Mereka berharap adanya bantuan pembangunan lapang olahraga voli sebagai sarana kegiatan positif bagi generasi muda di lingkungan setempat.
Para pemuda menilai keberadaan fasilitas olahraga dapat menjadi wadah pembinaan, mempererat kebersamaan antarwarga, sekaligus menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif pergaulan.
Menanggapi aspirasi tersebut, H. Riki menyebut bahwa kebutuhan sarana olahraga juga menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas kepemudaan.
“Insya Allah seluruh aspirasi masyarakat akan kami catat dan diperjuangkan secara bertahap sesuai skala prioritas serta kemampuan anggaran pemerintah daerah,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota dewan, melainkan menjadi sarana penting untuk mendengar langsung kondisi riil masyarakat di lapangan.
Melalui kegiatan reses tersebut, warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera mendapat perhatian dan tindak lanjut nyata, terutama terkait kebutuhan air bersih, pembangunan Posyandu, dan sarana olahraga yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat Kampung Leuweungtiis, Desa Haruman, Kecamatan Leles. (Rus)













