Berita-24today.co.id || DENPASAR – Merespon antrean pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayah Denpasar, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali memberikan pelayanan kesehatan dan pembagian air mineral serta roti kepada pengendara di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jl. Gatot Subroto Timur, Kamis 15 Oktober 2026.
PMI Provinsi Bali juga telah mengintruksikan kepada jajaran PMI Kabupaten/Kota se-Bali untuk melaksanakan respon serupa di wilayah masing-masing.
Sejak awal pekan ini, terjadi penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU di wilayah Denpasar. Merespons kondisi tersebut, PMI Provinsi Bali berupaya hadir untuk mendampingi dan membantu masyarakat yang sedang mengantre.
Sekretaris PMI Provinsi Bali, DR. I.G.A. Diah Werdhi Srikandi, WS, SE., MM., menyampaikan bahwa upaya ini merupakan salah satu bentuk komitmen PMI untuk terus membersamai masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi yang berdampak pada aktivitas sehari-hari.
“Hari ini kami menyasar satu SPBU terlebih dahulu, dengan menyediakan pelayanan kesehatan dan membagikan air mineral, roti dan masker kepada pengendara yang sedang antre,” ungkapnya.
Dalam pelayanan kesehatan, PMI menyediakan perlengkapan pertolongan pertama dan memberikan layanan kepada tiga orang penerima manfaat. Dukungan juga datang dari masyarakat yang turut berbagi dengan memberikan tiga dus air mineral dan 60 buah roti/makanan ringan untuk pengendara yang sedang mengantre. Secara keseluruhan, bantuan yang telah didistribusikan berupa tujuh dus air mineral, 420 buah roti, dan lima kotak masker.
Dalam respon ini, PMI menugaskan sebanyak 20 personel yang terdiri dari staf dan mahasiswa magang di PMI Provinsi Bali untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, semoga dukungan yang diberikan dapat membantu menjaga kondisi pengendara selama mengantre serta meringankan kebutuhan mereka selama berada di lokasi.
PMI juga berharap situasi antrean BBM dapat segera kembali kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa. Semangat kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak diharapkan terus tumbuh untuk saling mendukung di tengah situasi yang dihadapi bersama. (ris/PMIBali)













