banner 728x250

Satpam ditemukan tewas dengan tangan diborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta.

IMG 20260725 WA0037
banner 468x60

Berita-24today.co.id || Purwakarta –  Seorang Satuan Pengamanan (Satpam) yang bertugas menjaga objek vital di kawasan Waduk Jatiluhur Kabupaten Purwakarta, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi kedua tangan terborgol kebelakang di kawasan Tanggul Ubrug lengkap dengan seragam dinasnya, Jum’at (24/7/2026) pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Sumarna (40), petugas keamanan di kawasan obyek vital Waduk Jatiluhur.

Example 300x600

Korban tengah menjalankan tugas piket malam di kawasan Waduk Jatiluhur. Namun, sejak sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, korban tidak lagi dapat dihubungi dan tidak kembali ke pos jaga sehingga memicu kekhawatiran rekan-rekannya.

Jenazah korban pertama kali ditemukan setelah rekan-rekan kerjanya melakukan pencarian, Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas bersama warga dan personel pengamanan Waduk Jatiluhur mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal sebelum direncanakan menjalani otopsi di RS Sartika Asih Bandung. Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara membenarkan bahwa saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol.

“Benar, saat ditemukan tangan korban dalam kondisi terborgol. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban,” kata Made, Jumat (24/7/2026).

Menurut Made, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban.

Polisi masih mengumpulkan berbagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya Sumarna.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan Waduk Jatiluhur.

Namun, polisi menegaskan informasi tersebut masih didalami dan belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan kematian korban.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung.

Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban maupun memastikan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

 

  • Penulis : Dian
  • Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *