banner 728x250

Jelang Penembakan Gabungan, TNI dan ADF Matangkan Integrasi Alutsista

banner 468x60

Berita-24today.co.id || Prajurit TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (_Australian Defence Force_/ADF) mematangkan integrasi beragam alutsista menjelang penembakan gabungan _Combined Joint Live Fire Exercise_ (CJLFX) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Kegiatan berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Senin (19/10/2026). Kesiapan tersebut ditinjau Direktur Latihan (Dirlat) Kodiklat TNI Brigjen TNI Kamil Bahren Pasha bersama Komandan Pusat Latihan (Danpuslat) Kodiklat TNI Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga serta _Commander Landing Force_ ADF Kolonel Mark Tutton dari Titik Tinjau T-12.

Dansatgas Latgabma Keris Woomera 2026 Kolonel Laut (P) Wahyu Endriawan mengatakan bahwa CJLFX merupakan penembakan gabungan yang mengintegrasikan berbagai jenis persenjataan dan alutsista. Penembakan ini bertujuan menguji kesiapan, koordinasi, serta kemampuan prajurit kedua negara dalam operasi gabungan. TNI melibatkan unsur TNI AD, TNI AL, serta TNI AU, termasuk prajurit Yonif 521/Dadaha Yodha Brigif 16/Wira Yudha dan Yonif 1 Marinir Brigif 2 Marinir. Seluruh unsur tersebut terintegrasi dengan unsur ADF guna menyelaraskan prosedur serta koordinasi antarsatuan.

Example 300x600

Pemantapan CJLFX menjadi momentum bagi TNI dan ADF untuk memastikan kesiapan memadukan berbagai sistem persenjataan dalam satu skenario operasi. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI untuk meningkatkan profesionalisme serta kesiapan operasional prajurit, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

  • Sumber : Puspen TNI
  • Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *