Berita-24today.co.id || Katingan – Jajaran kepolisian kembali menangkap dua terduga pelaku dalam kasus penyerangan terhadap personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan saat melakukan penggerebekan bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Dengan penangkapan tersebut, total lima orang terduga pelaku telah diamankan penyidik gabungan.Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono, membenarkan penangkapan dua terduga pelaku terbaru yang masing-masing berinisial Y dan L.
“Ada dua,” kata Dodik saat dikonfirmasi, Rabu (9/7/2026).
Meski demikian, Kapolres menjelaskan bahwa peran kedua terduga pelaku tersebut masih didalami oleh penyidik.
“Y dan L. Perannya masih didalami,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi telah lebih dahulu menangkap tiga terduga pelaku lainnya yang berinisial R, S, dan N. Penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap keterlibatan masing-masing pelaku serta memburu pihak lain yang diduga ikut melakukan penyerangan terhadap aparat.
Kronologi Penyerangan
Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (2/7/2026) dini hari saat Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Saat penggerebekan berlangsung, petugas mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga terduga bandar sabu yang diduga menggunakan senjata tajam.
Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur di lokasi setelah mengalami luka bacok parah di bagian kepala.
Sementara itu, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana sempat dinyatakan hilang setelah berupaya menyelamatkan diri dengan menyeberangi Sungai Katingan.
Setelah dilakukan pencarian intensif, jenazah Bripda Nopandri ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Sehari kemudian, Minggu (5/7/2026), jenazah Aiptu Sumariyanto juga ditemukan di kawasan DAS Katingan.
Sembunyi di Lanting Sedot Emas
Dalam pengembangan penyelidikan, salah satu terduga pelaku berhasil ditangkap saat bersembunyi di sebuah lanting sedot emas di Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah.
Polisi menegaskan para terduga pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan tindak pidana pembunuhan dan penyerangan terhadap aparat yang sedang menjalankan tugas.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan pengejaran terhadap sejumlah orang lain yang diduga terlibat dalam penyerangan yang menewaskan tiga anggota Polri tersebut.
Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pelaku beserta peran masing-masing dalam insiden berdarah yang terjadi saat operasi pemberantasan narkoba tersebut.
Sumber : Kutip berbagai sumber.
Penulis : Dalih
Editor : S Erfan Nurali













