Berita24today.co.id || Garut — KAMMI Garut menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan tindakan oknum aparat kepolisian yang mengamuk di kawasan Jl. Ibrahim Adjie dan diduga berada di bawah pengaruh alkohol, hingga melakukan ancaman terhadap warga dengan membawa senjata tajam jenis samurai serta pistol.
Fikri Baehaki selaku Ketua KAMMI Garut menilai bahwa peristiwa tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan mencederai rasa aman warga. Sebagai organisasi mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, moralitas, dan ketertiban sosial, KAMMI Garut sangat menyayangkan apabila dugaan tersebut benar terjadi.
“Kami sangat menyayangkan tindakan tersebut. Aparat penegak hukum seharusnya menjadi teladan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan justru menimbulkan ketakutan di ruang publik,” ujar Ketua KAMMI Garut dalam keterangannya Kamis (21/05/2026).
KAMMI Garut meminta pihak kepolisian untuk segera melakukan pemeriksaan dan penindakan secara tegas, profesional, dan transparan terhadap oknum yang terlibat. Selain itu, proses hukum dan kode etik diminta berjalan sebagaimana mestinya tanpa pandang bulu apabila terbukti terjadi pelanggaran.
KAMMI Garut juga mendorong adanya klarifikasi resmi dari pihak berwenang guna menghindari simpang siur informasi yang berkembang di masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Di akhir pernyataannya, KAMMI Garut mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan proses penanganan kasus kepada pihak yang berwenang. (Rus)













