banner 728x250

Sempat Viral di Media Sosial Bergaya “Sok Jago”, Kini 22 Terduga Pelaku Pengeroyokan Dibekuk Polres Garut

banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT – Aksi sekelompok pemuda yang sempat viral di media sosial karena diduga bergaya “sok jago” dan membuat keresahan masyarakat akhirnya berujung di tangan aparat kepolisian. Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan yang terjadi di Warung Nasi Pada Moro Sedap Wangi, Jalan Prof. KH. Anwar Musaddad, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 00.49 WIB dan mengakibatkan dua orang menjadi korban. Salah satu korban mengalami luka di bagian kepala akibat diduga diserang menggunakan senjata tajam dan benda tumpul, sementara seorang rekannya juga mengalami luka dalam insiden tersebut.

Example 300x600

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim penyidik langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, serta melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi para pelaku.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui peristiwa bermula ketika korban bersama beberapa rekannya sedang berada di depan warung makan. Tidak lama kemudian mereka didatangi oleh sekelompok orang yang diduga berjumlah sekitar 25 orang. Tanpa diduga, kelompok tersebut diduga langsung melakukan pengeroyokan secara bersama-sama hingga menimbulkan korban luka.

Kerja cepat jajaran Polres Garut bersama Polsek Tarogong Kaler akhirnya membuahkan hasil. Hingga Selasa (4/8/2026), polisi berhasil mengamankan 22 orang terduga pelaku, sedangkan tiga orang lainnya masih berstatus buron dan dalam pengejaran petugas.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, para terduga pelaku diduga memiliki peran yang berbeda-beda. Ada yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban, merusak kendaraan milik korban, hingga berperan sebagai pengendara sepeda motor atau joki yang mengantar para pelaku ke lokasi kejadian. Seluruh peran tersebut masih terus didalami oleh penyidik untuk memastikan keterlibatan masing-masing.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra menegaskan bahwa seluruh terduga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

«”Saat ini, seluruh terduga pelaku telah diamankan di Polres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Kami juga berkomitmen menuntaskan penanganan perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut,” ujar AKBP Niko kepada awak media, Rabu (5/8/2026).»

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan aksi kekerasan ataupun unjuk keberanian di media sosial sebagai kebanggaan. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan yang melanggar hukum akan ditindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Polres Garut memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan, termasuk memburu tiga terduga pelaku yang masih dalam daftar pencarian. Kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan agar segera melaporkannya demi mempercepat pengungkapan perkara secara menyeluruh dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif.(**)

Loading

banner 325x300
Penulis: Humas Polres Garut Editor: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *