Berita-24today.co.id || Jakarta Utara, 10 April 2026 – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan ukhuwah pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Persaudaraan Wartawan Jakarta Utara (PWJU) menggelar kegiatan halal bihalal dengan tema “Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan dalam Semangat Idul Fitri.”

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/4/2026) pukul 14.00 WIB tersebut digelar di Cafe CapCuz, Jalan Walang Baru Raya No.7, RT 02/RW 12, Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dan dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota PWJU.
Acara ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara. Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara R. Fauzy diwakili oleh Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Ruki turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Turut hadir pula Dewan Penasehat PWJU Chaerul Hasibuan yang akrab disapa Opung, Ketua PWJU Habibah Binti Ganna, Sekretaris Jenderal Ahmad Fauzi, Wakil Ketua I Liyas Manuri Aji, Wakil Ketua II Rudding SS, Wakil Ketua III Wahyu Hasibuan, beserta jajaran pengurus dan anggota PWJU lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua PWJU Habibah Binti Ganna menegaskan bahwa momentum Idul Fitri menjadi saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas antaranggota sekaligus mempertegas komitmen profesi sebagai insan pers.
“Melalui momen Idul Fitri ini, kami ingin mempererat kebersamaan antaranggota, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan fungsi jurnalistik yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. PWJU harus menjadi wadah yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Habibah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga etika jurnalistik dalam setiap karya pemberitaan.
“Kami berharap seluruh anggota PWJU terus menjunjung tinggi etika jurnalistik, menyajikan berita yang akurat dan berimbang, serta mampu menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Dewan Penasehat PWJU Chaerul Hasibuan menilai kegiatan halal bihalal tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, melainkan momentum refleksi bagi para wartawan untuk menjaga integritas profesi.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga momentum untuk introspeksi diri dan memperkuat komitmen moral sebagai insan pers. Kita harus menjaga marwah profesi dengan tetap berpegang pada prinsip kejujuran, independensi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik,” tegas Chaerul.
Ia juga menyoroti tantangan dunia jurnalistik di era digital yang menuntut kecepatan sekaligus akurasi dalam penyampaian informasi.
“Di era digital saat ini, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga tepat dan akurat. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota PWJU untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga profesionalisme,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Jakarta Utara Priyono Joko Alam, SH., MH., mengaku bangga dapat menghadiri kegiatan tersebut. Ia berharap PWJU terus berkembang dan semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, peran wartawan sangat penting sebagai penyampai informasi publik, khususnya terkait berbagai kebijakan pemerintah daerah.
“Semoga PWJU semakin solid dan mampu menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan halal bihalal ini berlangsung dalam suasana penuh kehangatan, diisi dengan ramah tamah, diskusi ringan antarwartawan, serta komitmen bersama untuk terus menjaga profesionalisme dan solidaritas dalam menjalankan tugas jurnalistik di Jakarta Utara.
Penulis : S Erfan Nurali
Editor : Redaksi












