Example floating
Example floating
Daerah

Ketua Umum UAR: Pelatihan Bagian Penting Persiapan Relawan Profesional

7
×

Ketua Umum UAR: Pelatihan Bagian Penting Persiapan Relawan Profesional

Sebarkan artikel ini

Berita-24today.co.id || BOGOR – Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR), H. Endang Sudrajat, S.T., M.T., menegaskan pelatihan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan relawan yang profesional dan siap menjalankan misi kemanusiaan. Melalui pelatihan, relawan ditempa agar memiliki keterampilan, disiplin, dan kekompakan sehingga mampu bertindak cepat dan tepat ketika menghadapi situasi darurat.

“Bencana tidak memberi kita waktu untuk buka buku. Saat kapal tenggelam, saat gempa, saat banjir bandang, yang dibutuhkan adalah refleks profesional, bukan semangat saja. Maka pelatihan adalah ibadah persiapan kami. Di sinilah kami tempa disiplin, teknik, dan kekompakan,” ungkap Endang dalam keterangannya di Bogor, Kamis (29/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue setelah Tim UAR Korda Banten mengikuti Pelatihan SAR Kedaruratan Kapal Penumpang Domestik yang digelar Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten pada Senin – Selasa, 26 – 27 Oktober 2026. UAR bersama puluhan relawan lain mengikuti pelatihan atas undangan Kepala KanSAR Banten Al Amrad, S.Sos, melalui Surat Resmi tertanggal 22 Oktober 2026.

Endang menjelaskan, UAR selalu antusias memenuhi undangan pelatihan SAR karena menyadari bahwa tugas penyelamatan tidak dapat dilakukan sendiri. Selain meningkatkan kompetensi personel, pelatihan bersama berbagai unsur SAR menjadi sarana membangun kolaborasi dan kesamaan pemahaman sebelum menghadapi keadaan darurat.

“Kami sadar, kami bukan siapa-siapa. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Melalui pelatihan bersama Basarnas, KanSAR, BPBD, TNI-Polri dan potensi SAR lainnya, kami membangun satu bahasa, satu komando, satu frekuensi. Sehingga saat darurat terjadi, kita tidak lagi berkenalan, tapi langsung bergerak bersama,” jelasnya.

Menurut Endang, kesiapan relawan juga merupakan bentuk tanggung jawab terhadap amanah keselamatan manusia. Karena itu, anggota yang ditugaskan mengikuti pelatihan harus mampu menjadi representasi organisasi yang kompeten, disiplin, dan rendah hati.

“Amanah nyawa manusia terlalu mahal untuk diemban oleh relawan yang tidak kompeten. Anggota UAR, USAR UAR dan UAR 21 yang kami tugaskan adalah perwakilan marwah organisasi. Mereka harus menjadi yang paling siap, paling terlatih, dan paling rendah hati. Antusiasme ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat dan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.

Pada Senin dan Selasa (26 – 27/10/2026) Ketua Umum UAR menugaskan tim relawan dari Koordinator Daerah (Korda) Banten terdiri Abdullah Al Ghifari, Ahmad Firdaus dan Amiruddin Amrulloh mengikuti Pelatihan SAR Kedaruratan Kapal Penumpang Domistik merespon undangan Kepala KanSAR Banten Al Amrad, S.Sos.

“Selama undangan pelatihan selaras dengan visi kemanusiaan, insya Allah UAR akan selalu hadir terdepan. Antusiasme tersebut bukan untuk mencari pengakuan, melainkan sebagai wujud tanggung jawab meningkatkan kemampuan ikhtiar menyelamatkan nyawa dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tegas Endang Sudrajat.

Dalam pelatihan selama dua hari tersebut, ketiga personel UAR bersama sekitar 40 peserta perwakilan 20 instansi dan organisasi kemanusiaan mendapatkan berbagai materi teori dan praktik untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kedaruratan kapal penumpang domestik, khususnya di perairan Selat Sunda, Merak, Kota Cilegon, Banten.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan simulasi latihan yang menggabungkan seluruh materi dalam skenario operasi SAR di sebuah kapal penumpang yang kandas dan terbakar di perairan Selat Sunda, Merak.

“Alhamdulillah latihan sejak pembukaan hingga akhir berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ditutup dengan apel, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad,” ujar Al Ghifari.

Ia bersyukur dapat mengikuti pelatihan SAR beberapa kali di KanSAR Banten. “Alhamdulillah kami bisa kembali silaturahmi dengan para personel dari intansi dan organisasi kemanusiaan lainnya melalui pelatihan ini,” tambah Al Ghifari melalui pesan singkat, Kamis (29/10/2026).

Ketua Umum UAR mendorong para relawan untuk terus meningkatkan kapasitas secara berkelanjutan melalui berbagai cara, mulai dari membaca literatur, mengikuti seminar dan webinar kebencanaan, latihan mandiri maupun gabungan, hingga mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Basarnas seperti ini.

  • Penulis : Al Mujahid
  • Editor : S Erfan Nurali

Loading

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *