Berita-24today.co.id || Jakarta, 25 Oktober 2026 — Film Harga Teman persembahan Rekata Studio mendapat sambutan antusias dari penonton saat menggelar penayangan perdana di Jakarta Film Week (JFW) 2026 pada 23 Oktober 2026. Antusiasme tersebut terlihat dari tiket pemutaran yang habis terjual secara daring hanya dalam waktu 30 detik, disertai antrean on the spot (OTS) yang mengular di lokasi festival.
Dibintangi Freya JKT48, Devano, Emir Mahira, dan Diandra Agatha, Harga Teman mengangkat dinamika persahabatan di tengah tantangan dunia kerja, ambisi, dan berbagai dilema yang kerap dihadapi generasi muda. Film ini mengikuti perjalanan Uji (Freya JKT48), seorang desainer grafis yang mendirikan agensi kreatif bersama tiga sahabat dekatnya setelah kehilangan pekerjaan. Berharap menemukan awal yang baru, Uji justru dihadapkan pada tuntutan klien, ekspektasi keluarga, serta persoalan yang menguji batas antara profesionalitas dan pertemanan.
Diadaptasi dari buku karya Debora Danisa, Harga Teman menjadi debut film panjang sutradara Andrew Kose, yang sebelumnya menggarap sejumlah film pendek dan meraih nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2019 untuk kategori Film Pendek Terbaik.
Sutradara Andrew Kose mengungkapkan bahwa kisah dalam Harga Teman memiliki kedekatan personal dengan pengalamannya sendiri sebagai pekerja kreatif. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pijakan dalam membangun karakter dan dinamika cerita film ini.
“Karakter-karakter di film ini, yakni Uji, Julian, Boshi, dan Sunny, mereka merepresentasikan perjalanan para pekerja kreatif. Waktu aku membaca bukunya sendiri, aku merasa relate banget dengan ceritanya, karena aku pun pernah mengalami jadi pekerja serabutan, menghadapi revisi tanpa henti, dan dinamika itu yang kami pertahankan di filmnya,” ujar Andrew Kose.
Freya JKT48 Dalami Dunia Desain Grafis untuk Perankan Uji
Bagi Freya JKT48, memerankan Uji memberikan pengalaman baru dalam memahami dunia desain grafis, termasuk tantangan teknis yang dihadapi para pekerja kreatif dalam kesehariannya. Demi mendalami karakter tersebut, Freya mempelajari cara kerja seorang desainer grafis, termasuk menggambar secara digital menggunakan pen tablet.
“Memerankan Uji di film ini, yang bekerja sebagai desainer grafis, membuatku menyadari betapa sulitnya menggambar secara digital dengan pen tablet sambil menatap monitor. Pengalaman itu membuat aku jauh lebih menghargai pekerjaan para desainer grafis,” ujar Freya JKT48.
Karakter Uji juga memiliki dinamika yang berbeda dari keseharian Freya sebagai anggota grup idola JKT48. Untuk memahami perjalanan emosional tokoh yang diperankannya, Freya berusaha mendalami materi cerita sekaligus mengamati perilaku orang-orang yang bekerja di industri kreatif.
“Aku berusaha mengamati gestur dan cara kerja orang-orang di dunia kreatif. Aku juga memisahkan perasaanku sendiri agar emosi yang tampil murni adalah emosi Uji saat menghadapi pasang surut kehidupan,” tambah Freya.
Kisah yang Dekat dengan Gen Z, Tuai Respons Positif Penonton
Penayangan perdana Harga Teman di JFW 2026 turut mendapat respons positif dari penonton pertama. Cerita yang dekat dengan kehidupan generasi muda, karakter yang beragam, serta pendekatan visual yang khas menjadi sejumlah aspek yang mendapat perhatian.
Seorang pengulas film melalui akun Threads @djaycoholyc menyoroti bagaimana Harga Teman menghadirkan representasi generasi Z melalui cerita dan visualnya.
“Rasanya kayak udah lama gue ga liat film Gen Z yang beneran Gen Z secara harfiah dan visual. Bagaimana mereka menghidupkan masing-masing karakter ini cukup menarik. Sebagai pemeran utama, Freya berhasil membawa film ini ke sebuah tontonan yang sebenernya bisa dibilang ringan tapi padat secara isi,” tulis @djaycoholyc.
Antusiasme serupa juga disampaikan oleh pengguna X @alstoniasp, yang menyoroti kejutan cerita, karakter, visual, musik, hingga penampilan para pemain.
“Sukaaa!!! Kejutannya nggak habis-habis. Sepanjang nonton emosinya naik turun kayak roller coaster. Tiap kali ada kejutan beneran ngga bisa diem. Dari yang tepuk tangan sampe teriak. Karakternya unik, visualnya cantik, lagunya asyik, dan aktingnya ciamik. Salah satu film favorit tahun ini,” tulis @alstoniasp.
Di platform Letterboxd, film ini juga memperoleh respons positif dari sejumlah pengguna yang memberikan penilaian bintang empat hingga lima dari skala maksimal lima bintang.
Sambutan pada pemutaran perdana ini menandai langkah awal Harga Teman dalam memperkenalkan kisahnya kepada penonton yang lebih luas. Melalui cerita tentang persahabatan, pekerjaan, dan berbagai pilihan sulit yang menyertainya, film ini mengajak penonton melihat kembali arti pertemanan ketika kepentingan pribadi dan profesional mulai bersinggungan.
Film Panjang Keempat Rekata Studio
Harga Teman diproduseri oleh Wregas Bhanuteja, Anandita Devitarianti, Iman Usman, dan Amalia Rusdi. Film ini menjadi film panjang keempat produksi Rekata Studio, setelah Penyalin Cahaya (2021), Budi Pekerti (2023), dan Para Perasuk (2026).
Dalam Jakarta Film Week 2026, Harga Teman juga terpilih sebagai salah satu film dalam program kompetisi Direction Award.
Setelah penayangan perdananya di JFW 2026, Harga Teman akan menyapa penonton di seluruh Indonesia melalui penayangan serentak di bioskop mulai 21 Januari 2027.
Ikuti informasi terbaru mengenai film Harga Teman melalui media sosial Instagram @filmhargateman dan @rekatastudio.
- Penulis : Ririe TH
- Editor : S Erfan Nurali
![]()














