Example floating
Example floating
Organisasi

GNPPI dan SMESCO Indonesia Perkuat Ekosistem Pensiun Produktif, Luncurkan Sekolah Jadi Bos Seniorpreneur

12
×

GNPPI dan SMESCO Indonesia Perkuat Ekosistem Pensiun Produktif, Luncurkan Sekolah Jadi Bos Seniorpreneur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Berita-24today.co.id || Diikuti 120 peserta dari unsur pemerintah, korporasi, organisasi, dan komunitas, kegiatan ini menjadi langkah nyata mendorong pra-pensiunan dan pensiunan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045._

*JAKARTA SELATAN, 22 Oktober 2026 —* Gerakan Nasional Pensiun Produktif Indonesia (GNPPI) terus mendorong perubahan paradigma dalam mempersiapkan masa pensiun di Indonesia. Digagas oleh Dani Budiman selaku Ketua Umum GNPPI, gerakan ini lahir dari kepedulian terhadap beragam tantangan yang dihadapi para pra-pensiunan dan pensiunan ketika bertransisi dari dunia kerja menuju kehidupan setelah masa kerja formal berakhir.

Example 300x600

Berangkat dari persoalan tersebut, GNPPI hadir untuk membantu mempersiapkan, mengedukasi, membina, dan mengembangkan potensi para pra-pensiunan dan pensiunan agar tetap produktif, mandiri, sehat, dan berdaya. GNPPI juga mendorong agar pengalaman, kompetensi, jejaring, serta potensi yang dimiliki kelompok senior dapat menjadi aset bangsa dan motor penggerak pertumbuhan _silver economy_ atau ekonomi yang tumbuh dari kebutuhan, potensi, dan partisipasi masyarakat usia lanjut.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui *Pelatihan Nasional Kewirausahaan Persiapan Pensiun GN PPI 2026*, yang diselenggarakan pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti 120 peserta yang berasal dari ASN Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kementerian UMKM RI, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, Kementerian PPN/Bappenas RI, serta unsur korporasi, organisasi, dan komunitas setempat.

*Mengantisipasi Ageing Population, Mempersiapkan Peluang Silver Economy*

Urgensi persiapan pensiun semakin besar seiring dengan perubahan struktur demografi Indonesia. Berdasarkan proyeksi penduduk Indonesia 2020–2050 yang disusun BPS bersama Kementerian PPN/Bappenas, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas pada 2045 diperkirakan mencapai sekitar 65,82 juta jiwa atau 20,31% dari total penduduk Indonesia.

Dalam konteks ini, fenomena _ageing population_ tidak semestinnya hanya dipandang sebagai tantangan. Apabila didukung kebijakan, ekosistem, dan program pemberdayaan yang tepat, meningkatnya jumlah penduduk senior juga dapat membuka peluang pengembangan _silver economy_.

*Pelatihan Mindset dan Kewirausahaan sebagai Fondasi Pensiun Produktif*

Dalam rangkaian pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan melalui dua materi utama.

Materi pertama, *“Pensiun Bahagia Berkelimpahan”*, disampaikan oleh *Dr. Sucipto, DBA., MBA.*, seorang praktisi dan pelatih pengembangan pola pikir. Materi ini menekankan pentingnya membangun kesiapan mental, mengenali potensi diri, dan mengembangkan perspektif positif dalam menghadapi perubahan fase kehidupan.

Materi kedua, *“Membangun Wirausaha Berkelanjutan”*, disampaikan oleh *Astika Kasiro, Vice President of Business Development SMESCO Indonesia.* Pembahasan memberikan perspektif mengenai pentingnya membangun usaha dengan perencanaan yang matang dan berorientasi pada keberlanjutan.

*Luncurkan Sekolah Jadi Bos Seniorpreneur Bersama SMESCO Indonesia*

Salah satu momentum penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran *Program Sekolah Jadi Bos Seniorpreneur*, sebuah inisiatif kolaboratif antara GNPPI dan SMESCO Indonesia untuk mendukung pengembangan potensi kewirausahaan kelompok senior.

Peluncuran program berlangsung dalam rangkaian sambutan dan pembukaan kegiatan oleh perwakilan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, *M. Riza Damanik, S.T., M.Si., Ph.D., IPU*, yang diwakili oleh *Rahmadi selaku Sesdep Kewirausahaan Kementerian UMKM RI.*

Sekolah Jadi Bos Seniorpreneur diharapkan menjadi sarana untuk membantu peserta mengenali potensi diri, mempelajari peluang usaha, serta membangun kesiapan dalam mengambil keputusan bisnis secara lebih terukur.

*Tiga MoU Perluas Jejaring Kolaborasi Strategis*

Komitmen memperluas ekosistem pensiun produktif turut diwujudkan melalui penandatanganan tiga nota kesepahaman atau _Memorandum of Understanding (MoU)_ antara GNPPI dan mitra strategis:

1. *Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI)*, dengan keterlibatan Levita Supit selaku Ketua Umum.
2. *Semesta Business Solution (SBS)*, dengan keterlibatan Dr. Sucipto, DBA., MBA., selaku CEO.
3. *Kaizen Collaborative Impact*, dengan keterlibatan Ismita Saputri selaku Executive Director.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, *Aidil Wicaksono, Founder Kaizen Collaborative Impact*, turut memberikan pemaparan mengenai *Digital Scam*. Materi ini mengangkat pentingnya kewaspadaan terhadap penipuan digital.

*Dukungan Sponsor Perkuat Pendekatan Persiapan Pensiun yang Menyeluruh*

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, yaitu *Entrasol, Pegadaian, Prodia, Nutrimax, dan Harmonia Student House.*

*Dari Program Pelatihan Menuju Gerakan Nasional*

Menutup kegiatan, Ketua Umum GNPPI, *Dani Budiman*, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program nasional yang direncanakan berlangsung di berbagai kota di Indonesia.

> “Acara ini adalah program nasional yang akan diadakan di kota-kota di Indonesia. Harapannya, ke depan semakin banyak pihak terkait yang peduli dan bersama GNPPI menjawab tantangan isu _ageing population_ ini. Pada 2045, jumlah penduduk lanjut usia Indonesia diproyeksikan mencapai sekitar 65,82 juta jiwa atau setara dengan 20,31% dari total penduduk Indonesia. Mudah-mudahan, melalui kolaborasi dan dukungan pemerintah, khususnya kementerian terkait, para pemangku kepentingan, mitra strategis korporasi, instansi, institusi, organisasi, komunitas, dan seluruh pihak terkait, program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pra-pensiunan dan pensiunan,” ujar Dani Budiman.

*Tentang GNPPI*
Gerakan Nasional Pensiun Produktif Indonesia (GNPPI) merupakan gerakan yang digagas oleh Dani Budiman untuk mewadahi persiapan, edukasi, pembinaan, dan pengembangan potensi pra-pensiunan serta pensiunan di berbagai instansi, institusi, korporasi, organisasi, dan komunitas.

GNPPI mendorong kolaborasi lintas sektor agar kelompok senior dapat menjalani masa pensiun yang sehat, produktif, mandiri, sejahtera, dan bermakna, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan _silver economy_ menuju Indonesia Emas 2045.

  • Penulis : Ririe TH
  • Editor : S Erfan Nurali
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *