Berita-24today.co.id || JAKARTA TIMUR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Inspektorat Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar sosialisasi penanaman nilai-nilai antikorupsi kepada siswa SMP Negeri 7 Jakarta di Aula SMPN 7 Jakarta, Jalan Balai Rakyat, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang diikuti siswa kelas VII, VIII, serta anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) ini bertujuan menanamkan budaya antikorupsi sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diperkenalkan dengan sembilan nilai integritas yang terangkum dalam singkatan *Jumat Bersepeda KK*, yaitu jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras.
Kegiatan dibuka oleh Ketua Inspektorat Pembantu Kota Administrasi Jakarta Timur, Dzikran Kurniawan, bersama Ketua DWP Inspektorat Jakarta Timur, Octavia Sri Widyastuti Dzikran.
Dzikran berharap, para siswa yang mengikuti sosialisasi dapat membagikan pengetahuan tentang nilai-nilai antikorupsi kepada teman-teman sebaya, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
“Saya harap yang telah mengikuti edukasi antikorupsi dapat berbagi wawasan kepada teman-temannya yang lain, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah, dalam pencegahan korupsi,” kata Dzikran.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DWP Inspektorat Jakarta Timur, Octavia Sri Widyastuti Dzikran, berharap para peserta dapat menjadi pelopor dalam menyebarluaskan nilai-nilai integritas di kalangan pelajar.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak yang sudah memahami nilai-nilai integritas diharapkan dapat menularkannya kepada teman-teman di kelas masing-masing. Dengan demikian, nilai-nilai tersebut dapat tertanam dalam diri mereka dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja kelak,” jelasnya.
Octavia juga mengapresiasi SMPN 7 Jakarta yang telah memiliki komunitas antikorupsi sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan antikorupsi sejak dini. Ia menilai, keterlibatan komunitas tersebut dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai integritas di lingkungan sekolah.
Selain itu, ia mengapresiasi para siswa yang menunjukkan pemahaman baik terhadap materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Kepala SMPN 7 Jakarta, Henipunama Sari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DWP Inspektorat Provinsi DKI Jakarta atas pelaksanaan sosialisasi antikorupsi bagi para siswa.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan pemahaman sekaligus membentuk karakter siswa agar senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, kemandirian, kedisiplinan, kerja keras, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.
Menurutnya, penanaman nilai-nilai integritas sejak dini juga diharapkan mampu mendorong para siswa menjadi agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat.
“Pengenalan sembilan nilai antikorupsi melalui singkatan Jumat Bersepeda KK juga memudahkan siswa mengingat dan menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, DWP Inspektorat Jakarta Timur berharap kesadaran antikorupsi dapat tumbuh sejak usia sekolah sehingga nilai-nilai integritas tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi kebiasaan dan karakter yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Sumber : Diskominfotik Jakarta Timur
- Editor : S Erfan Nurali
![]()














