Example floating
Example floating
Daerah

SATLANTAS POLRES NGADA SOSIALISASIKAN OPERASI PATUH TURANGGA DI GEREJA EBEHEZER, MINUM MOKE SAAT BERKENDARA JADI PERHATIAN

7
×

SATLANTAS POLRES NGADA SOSIALISASIKAN OPERASI PATUH TURANGGA DI GEREJA EBEHEZER, MINUM MOKE SAAT BERKENDARA JADI PERHATIAN

Sebarkan artikel ini

BERITA-24TODAY.CO.ID, Ngada, NTT– Upaya membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Ngada. Kali ini, pendekatan edukasi dilakukan dengan menyambangi umat Kristiani yang mengikuti ibadah Minggu di Gereja GMIT Ebehezer Bajawa, Kabupaten Ngada, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WITA tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2026, khususnya melalui langkah preemtif atau pencegahan dengan memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

Sosialisasi dipimpin Kasat Lantas Polres Ngada, IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., bersama personel Satgas Preemtif Operasi Patuh Turangga 2026.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satlantas menyampaikan sejumlah pesan penting terkait keselamatan berkendara. Jemaat diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor serta mengenakan sabuk keselamatan saat menggunakan kendaraan roda empat.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap kebiasaan mengemudi setelah mengonsumsi minuman beralkohol, termasuk minuman tradisional moke.

Satlantas mengingatkan bahwa mengendarai kendaraan dalam kondisi mabuk atau berada di bawah pengaruh alkohol dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Selain itu, masyarakat diminta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghormati hak pejalan kaki.

Edukasi tersebut juga mencakup pemahaman mengenai faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, mulai dari kelalaian manusia, kondisi kendaraan hingga faktor lingkungan dan kondisi jalan.

Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., melalui Kasat Lantas IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., menegaskan bahwa Operasi Patuh Turangga 2026 tidak semata-mata mengedepankan penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga mengutamakan edukasi dan pencegahan.

Menurutnya, kesadaran berlalu lintas harus dibangun dari diri sendiri. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, melainkan bentuk tanggung jawab dalam melindungi keselamatan jiwa.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngada untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Lengkapi surat-surat kendaraan, gunakan perlengkapan keselamatan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, dan jangan pernah berkendara dalam pengaruh minuman beralkohol. Ingat, keluarga menanti kita pulang dengan selamat,” demikian pesan Kapolres Ngada melalui Kasat Lantas.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Pendeta, Penatua, Majelis, dan jemaat GMIT Ebehezer Bajawa. Pihak gereja menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Ngada beserta jajaran Satlantas atas kepedulian dan edukasi keselamatan berlalu lintas yang diberikan.

Melalui pendekatan langsung di lingkungan rumah ibadah, Polres Ngada berupaya memperluas jangkauan edukasi keselamatan berlalu lintas agar pesan-pesan kepatuhan tidak hanya berhenti pada kegiatan operasi, tetapi menjadi kesadaran bersama dalam kehidupan sehari-hari.

Keselamatan di jalan raya bukan soal takut ditilang, melainkan soal tanggung jawab agar setiap orang bisa kembali ke rumah dengan selamat. (Gusti Bebi Daga)

Loading

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *