Example floating
Example floating
Uncategorized

Kelompok GGK 1213 : Momentum Sumpah Pemuda menjadi ruang bagi para aktivis untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan pemuda Indonesia

11
×

Kelompok GGK 1213 : Momentum Sumpah Pemuda menjadi ruang bagi para aktivis untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan pemuda Indonesia

Sebarkan artikel ini

Aktivis GGK 1213 Ingatkan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

JAKARTA, BERITA-24TODAY.CO.ID –

Kegiatan diskusi yang diselenggarakan tanggal 28 Oktober 2026 di Jakarta, membahas momentum Sumpah Pemuda menjadi ruang bagi para aktivis untuk merefleksikan kembali semangat persatuan dan perjuangan pemuda Indonesia di tengah berbagai dinamika sosial, politik, ekonomi, dan perkembangan teknologi saat ini.

Para peserta memandang bahwa Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga memiliki relevansi sebagai landasan moral bagi generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat kepedulian sosial, serta berperan aktif memberikan kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Rabu, 28 October 2026.

Sdr. BS selaku Aktivis dan koordinator Kelompok GGK 1213 menyampaikan bahwa diskusi tersebut menyoroti pentingnya pemuda memahami nilai historis Sumpah Pemuda yang menegaskan semangat satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

Nilai tersebut dinilai tetap penting untuk menghadapi kondisi masyarakat yang semakin beragam serta rentan terhadap perbedaan pandangan.

Perkembangan media sosial juga menjadi perhatian karena dapat menjadi sarana positif untuk menyampaikan gagasan dan edukasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan perpecahan apabila digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar, provokasi, maupun ujaran kebencian” ucap BS.

Selain itu para aktivis yang terlibat dalam diskusi tersebut menilai pemuda perlu memiliki sikap kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah dan persoalan sosial, namun penyampaian aspirasi harus dilakukan secara bertanggung jawab, damai, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kritik terhadap pemerintah dipandang sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, sepanjang dilakukan melalui mekanisme yang konstruktif serta tidak mengarah pada tindakan kekerasan, perusakan fasilitas umum, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat” lanjut BS.

Selain membahas persoalan kebangsaan, diskusi juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia generasi muda melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, kreativitas, kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi.

Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi kelompok yang menyampaikan kritik, tetapi juga mampu menawarkan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan diskusi berlangsung sebagai forum refleksi dan pertukaran gagasan mengenai peran pemuda menghadapi tantangan kebangsaan.

Para aktivis menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kondusivitas masyarakat sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis, objektif, dan bertanggung jawab.

Semangat tersebut dinilai menjadi bentuk aktualisasi nilai Sumpah Pemuda agar tetap hidup dan relevan bagi generasi muda di tengah perubahan zaman.

Reporter : Edo

Loading

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *