banner 728x250

Kapolres Garut Pastikan Keluarga Korban KMP Virgo Transport 8 Tak Sendiri Menghadapi Musibah

banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT — Duka akibat musibah kecelakaan laut yang melibatkan KMP Virgo Transport 8 turut dirasakan masyarakat Kabupaten Garut. Di tengah ketidakpastian proses pencarian sejumlah korban, jajaran Polres Garut hadir langsung memberikan dukungan moril dan perhatian kepada keluarga warga Garut yang terdampak musibah tersebut.

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Garut Ny. Vicka Niko, jajaran pejabat utama Polres Garut, Forkopimcam Karangpawitan serta keluarga korban, melaksanakan takziyah sekaligus memberikan tali asih kepada keluarga korban, Senin (14/9/2026).

Example 300x600

Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memberikan penguatan kepada keluarga yang tengah menghadapi situasi berat setelah musibah yang terjadi di Perairan Laut Jawa.

KMP Virgo Transport 8 diketahui sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin ketika mengalami musibah. Berdasarkan data sementara yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat 22 warga Kabupaten Garut, khususnya dari wilayah Kecamatan Karangpawitan, yang menjadi korban.

Dari jumlah tersebut, 11 orang telah ditemukan, sembilan orang masih dalam pencarian, sementara dua orang dinyatakan meninggal dunia.

Di tengah suasana duka dan penantian keluarga terhadap kepastian kondisi anggota keluarganya, Kapolres Garut meminta agar keluarga tetap kuat, sabar dan tidak kehilangan harapan.

“Yang pertama harus sabar, istighfar dan berikhtiar. Polres Garut tidak akan tinggal diam. Polres Garut sudah menjadi keluarga bagi masyarakat,” ujar AKBP Niko.

Menurutnya, kehadiran kepolisian tidak semata-mata berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana memberikan rasa aman serta pendampingan ketika masyarakat menghadapi persoalan dan musibah.

Karena itu, Polres Garut memastikan komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan, terutama berkaitan dengan perkembangan pencarian korban yang hingga kini masih berlangsung.

Buka Akses Pekerjaan bagi Keluarga Korban

Selain memberikan dukungan moril dan tali asih, Kapolres Garut juga menyampaikan bentuk kepedulian lain yang diharapkan dapat membantu keluarga korban menghadapi dampak sosial maupun ekonomi setelah musibah tersebut.

Kapolres bahkan membuka kesempatan bagi keluarga dari 22 warga Garut yang menjadi korban untuk memperoleh akses pekerjaan di lingkungan Polres Garut.

“Silakan datang ke Polres, karena banyak pekerjaan di Polres yang sedang menunggu. Mau jadi apa, nanti kami carikan. Intinya mereka harus semangat supaya tidak down,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi bentuk perhatian kepolisian agar keluarga korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi masa sulit. Terlebih, musibah tersebut tidak hanya menimbulkan kehilangan secara emosional, tetapi berpotensi memberikan dampak terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga yang ditinggalkan.

Kapolres menegaskan, jajaran kepolisian melalui Kapolsek, Forkopimcam dan unsur terkait akan terus berada di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan serta semangat kepada keluarga korban.

Polres Siap Kawal Pemulangan Korban

Sementara itu, terhadap korban yang hingga kini masih belum ditemukan, jajaran Polres Garut terus mendoakan agar proses pencarian yang dilakukan tim di lokasi dapat segera membuahkan hasil.

Untuk korban yang telah ditemukan, kepolisian juga menyatakan kesiapan membantu melakukan koordinasi dan pengawalan proses pemulangan hingga korban tiba dan diterima pihak keluarga di Garut.

“Kami akan koordinasikan dengan Pak Bupati. Yang pasti, pihak kepolisian siap 100 persen untuk mengawal kedatangan korban dari manapun sampai kepada pihak keluarga,” tegas AKBP Niko.

Koordinasi lintas instansi dinilai penting agar proses penanganan korban, identifikasi, pemulangan maupun pendampingan keluarga dapat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.

Kapolres Garut juga menyampaikan doa bagi para korban yang meninggal dunia agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Sementara bagi keluarga yang ditinggalkan maupun keluarga yang masih menunggu kabar anggota keluarganya, ia berharap diberikan kekuatan, kesabaran dan ketabahan.

Kehadiran Kapolres Garut bersama jajaran di tengah keluarga korban menjadi pesan bahwa dalam menghadapi musibah, masyarakat tidak harus berjalan sendiri.

Kepolisian berupaya hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan keamanan, tetapi juga ketika mereka membutuhkan penguatan, pendampingan dan kepastian bahwa ada pihak yang ikut berdiri bersama mereka di tengah situasi sulit.(Ajang)

Loading

banner 325x300
Penulis: Humas Polres GarutEditor: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *