Berita-24today.co.id || Ngada NTT– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngada terus menggencarkan edukasi tertib berlalu lintas kepada kalangan generasi muda. Kali ini, sosialisasi Program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat menyasar pelajar SMA Negeri 2 Bajawa dan SMK Sanjaya Bajawa, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Turangga 2026. Sosialisasi dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Ngada, IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., didampingi Kanit Kamsel AIPTU Khairudin, Baur SIM AIPTU Bambang, serta sejumlah personel Unit Kamsel Satlantas Polres Ngada.
Dalam kegiatan itu, para pelajar diberikan pemahaman mengenai Program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat, mulai dari persyaratan administrasi hingga prosedur penerbitan SIM A dan SIM C, baik untuk permohonan baru maupun perpanjangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya berorientasi pada pengenalan layanan administrasi, personel Satlantas juga mengingatkan para pelajar agar memahami pentingnya keselamatan berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., melalui Kasat Lantas IPTU Yoseph D. Tote, S.A.P., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Ngada untuk mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
Menurutnya, pelajar perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai prosedur dan persyaratan penerbitan SIM agar memahami bahwa kepemilikan SIM bukan sekadar kelengkapan administrasi, melainkan bagian dari tanggung jawab setiap pengendara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pelajar mendapatkan informasi yang benar mengenai prosedur dan persyaratan penerbitan SIM. Kami juga mengajak generasi muda untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” ungkap Kasat Lantas.
Ia menambahkan, Operasi Patuh Turangga 2026 tidak semata-mata mengedepankan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Edukasi, sosialisasi, dan pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat.
Langkah menyasar lingkungan sekolah ini menjadi penting, mengingat pelajar merupakan kelompok pengguna jalan yang perlu dibekali pemahaman sejak dini tentang aturan dan tanggung jawab berlalu lintas.
Satlantas Polres Ngada berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai sosialisasi semata, tetapi mampu mendorong lahirnya generasi muda yang disiplin, sadar hukum, dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama di jalan raya.
- Penulis : Gusti Bebi Daga
- Editor : S Erfan Nurali
![]()














