Berita-24today.co.id || GARUT – Kiprah panjang Paguron Pencak Silat Sinar Pusaka Putra dalam melestarikan seni bela diri tradisional sekaligus melahirkan atlet berprestasi mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri peringatan Milad ke-66 Paguron Sinar Pusaka Putra di GOR Bela Diri, SOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Sabtu (24/10/2026).
Momentum milad ke-66 ini menjadi bagian penting dari perjalanan Paguron Sinar Pusaka Putra dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi di bidang olahraga.
Dalam sambutannya, Asep Mulyana menyampaikan rasa syukur karena dapat bersilaturahmi secara langsung dengan para sesepuh dan keluarga besar Paguron Sinar Pusaka Putra yang telah berkontribusi dalam perkembangan pencak silat di Kabupaten Garut.
“Syukur alhamdulillah, pada pagi hari ini saya bisa dipertemukan dengan para sesepuh Padepokan Pencak Silat Paguron Sinar Pusaka Putra,” ungkap Asep.
Menurutnya, Paguron Sinar Pusaka Putra merupakan salah satu paguron legendaris di Kabupaten Garut yang memiliki perjalanan panjang dalam membina pesilat dan melahirkan atlet-atlet berprestasi. Kontribusinya tidak hanya membawa kebanggaan bagi Kabupaten Garut, tetapi juga telah mengharumkan nama Indonesia.
Asep berharap, memasuki usia ke-66 tahun, Paguron Sinar Pusaka Putra terus mempertahankan eksistensinya serta memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan demikian, paguron ini dapat terus melahirkan pesilat berbakat dan potensial yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan.
“Mudah-mudahan Paguron Sinar Pusaka Putra ini selalu memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Garut pada khususnya dan umumnya untuk Indonesia, yaitu melahirkan atlet-atlet yang berbakat dan potensial untuk membawa nama baik daerah maupun bangsa,” tuturnya.
Lebih dari sekadar peringatan hari jadi, Milad ke-66 ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga tradisi pencak silat sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi.
Pencak silat memiliki dua peran penting, yakni sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan dan sebagai cabang olahraga yang membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih prestasi. Karena itu, keberadaan paguron diharapkan terus menjadi ruang pembinaan karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta pengembangan potensi atlet.
Dengan pengalaman selama 66 tahun, Paguron Sinar Pusaka Putra diharapkan terus menjadi bagian penting dalam perkembangan pencak silat di Kabupaten Garut dan berkontribusi melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. (Rus)

















