Berita-24today.co.id || GARUT – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Garut mulai menjajaki peluang kerja sama dengan Klinik Utama RS Rotinsulu guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi calon jemaah haji. Pembahasan tersebut mengemuka dalam kunjungan silaturahmi perwakilan Klinik Utama RS Rotinsulu kepada Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Garut, H. Indra Azwar Mawardi, Rabu (21/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kemenhaj Kabupaten Garut itu menjadi kesempatan bagi kedua pihak untuk mempererat komunikasi, memperkenalkan program pelayanan kesehatan, serta membahas peluang sinergi dalam mendukung kebutuhan kesehatan jemaah haji, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Klinik Utama RS Rotinsulu memaparkan sejumlah program dan layanan kesehatan yang dimiliki. Pengenalan layanan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menjajaki bentuk kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan pelayanan calon jemaah maupun jemaah haji.
Aspek kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan ibadah haji. Kondisi fisik yang terjaga dan dukungan pelayanan kesehatan yang memadai diperlukan agar jemaah dapat mempersiapkan diri secara optimal sebelum keberangkatan hingga menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Garut, H. Indra Azwar Mawardi, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, menjadi bagian penting dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi dan sinergi yang baik dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan bagi jemaah haji, khususnya di Kabupaten Garut,” jelas Indra.
Ia berharap, pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun koordinasi yang lebih terarah serta menjajaki peluang kerja sama sesuai kebutuhan pelayanan jemaah dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor perlu terus dibangun agar dukungan terhadap jemaah haji dapat dilakukan secara terkoordinasi. Dalam hal ini, aspek kesehatan perlu mendapat perhatian karena menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kesiapan jemaah untuk melaksanakan ibadah haji.
Meski demikian, rencana kerja sama antara Kemenhaj Garut dan Klinik Utama RS Rotinsulu tersebut masih dalam tahap penjajakan. Diperlukan pembahasan dan tindak lanjut lebih lanjut untuk menentukan bentuk, mekanisme, serta ruang lingkup kerja sama yang dapat dilaksanakan oleh kedua pihak.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal komunikasi yang berkelanjutan antara Kemenhaj Garut dan penyedia layanan kesehatan, sehingga peluang sinergi yang terbentuk nantinya dapat mendukung pelayanan jemaah haji yang semakin terkoordinasi, berkualitas, dan sesuai kebutuhan. (Rus)

















