Example floating
Example floating
Berita

Usai Tayang Perdana di Busan, Film Laut Bercerita Hadir di Indonesia Membawa Kisah Perjuangan, Kehilangan, dan Harapan

9
×

Usai Tayang Perdana di Busan, Film Laut Bercerita Hadir di Indonesia Membawa Kisah Perjuangan, Kehilangan, dan Harapan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Berita-24today.co.id || Jakarta, 20 Oktober 2026 —* Setelah menjalani penayangan perdana dunia (world premiere) di *Busan International Film Festival (BIFF) 2026*, film *Laut Bercerita* karya sutradara *Yosep Anggi Noen* kini hadir di Indonesia melalui penayangan perdana yang digelar di Jakarta, Selasa (20/10). Film produksi *Pal 8 Pictures* yang diadaptasi dari novel karya *Leila S. Chudori* ini akan tayang di bioskop Indonesia mulai *29 Oktober 2026*.

Berlatar Indonesia pada akhir 1990-an, Laut Bercerita mengisahkan *Biru Laut* dan sekelompok anak muda yang berani memperjuangkan keyakinan mereka di tengah situasi penuh ketidakpastian. Namun, di balik perjuangan tersebut, film ini juga menghadirkan kisah persahabatan, cinta, keluarga, kehilangan, dan harapan yang terus hidup.

Example 300x600

Melalui perjalanan Biru Laut dan orang-orang terdekatnya, Laut Bercerita mengajak penonton melihat bagaimana sebuah perjuangan tidak hanya menjadi milik mereka yang berada di garis depan, tetapi juga keluarga dan orang-orang yang terus menanti, mencari, dan menjaga ingatan.

*Kisah yang Tetap Relevan Lintas Generasi*

Meski berlatar akhir 1990-an, Laut Bercerita mengangkat persoalan yang tetap relevan hingga hari ini, tentang keberanian menyuarakan keyakinan, pentingnya keadilan, serta daya tahan manusia dalam menghadapi kehilangan.

Sutradara sekaligus penulis skenario Yosep Anggi Noen melihat kisah perjuangan anak muda dalam Laut Bercerita sebagai bagian dari pengalaman yang juga terjadi di berbagai tempat dan masa.

> “Kisah-kisah tentang gerakan anak muda yang melawan ketidakadilan dan memperjuangkan demokrasi terjadi di berbagai era dan di seluruh dunia. Penting bagi sebuah film untuk menumbuhkan kesadaran tentang perjuangan melawan kekerasan dan perjuangan menuntut keadilan,” ujar *Yosep Anggi Noen.*

Bagi *Reza Rahadian*, yang memerankan Biru Laut, kisah anak-anak muda dalam film ini juga membawa harapan tentang peran generasi muda dalam memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

> “Film ini mewakili suara anak-anak muda dan bentuk kepercayaan bahwa kita masih menaruh harapan pada generasi muda untuk mampu bertahan, untuk menyuarakan hati nurani mereka,” ujar *Reza Rahadian.*

*Bukan Hanya tentang Perjuangan, tetapi Juga Mereka yang Ditinggalkan*

Salah satu kekuatan cerita Laut Bercerita terletak pada bagaimana film ini menghadirkan perjuangan dari berbagai sudut pandang. Tidak hanya melalui Biru Laut dan sahabat-sahabatnya di kelompok Winatra, tetapi juga melalui keluarga dan orang-orang terdekat yang harus menghadapi ketidakpastian.

*Christine Hakim dan Arswendy Bening Swara* memerankan Ibu dan Bapak Wibisana, ayah dari Biru Laut, sepasang orang tua yang harus menjalani penantian panjang. Sementara itu, *Yunita Siregar* memerankan Asmara Jati, adik Biru Laut yang berusaha mencari kebenaran sekaligus menjaga harapan keluarganya.

Kehadiran tokoh-tokoh perempuan juga menjadi bagian penting dalam cerita. Kinan, yang diperankan *Dian Sastrowardoyo*, hadir sebagai salah satu pemimpin kelompok Winatra. Anjani mengekspresikan pandangannya melalui karya seni, sementara Ibu dan Asmara memperlihatkan bentuk perjuangan lain melalui penantian dan pencarian kebenaran.

> “Para perempuan di Laut Bercerita memberikan bentuk-bentuk perjuangan yang berbeda. Kinan sebagai pemimpin pergerakan yang dihormati, Anjani dengan karya seninya, Ibu, yang berjuang untuk terus menanti anaknya pulang, dan tentu saja Asmara Jati yang berjuang untuk terus mencari kebenaran. Itu adalah bentuk-bentuk menyuarakan perubahan dengan cara yang berbeda,” ujar *Yunita Siregar.*

Penulis novel sekaligus penulis skenario *Leila S. Chudori* juga menekankan pentingnya kehadiran tokoh-tokoh perempuan dalam kisah ini.

> “Saya merasa penting tokoh-tokoh perempuan di film ini ditampilkan. Sebagai sosok-sosok yang kuat dan melakukan bentuk-bentuk perjuangan mereka secara berbeda,” ujar *Leila S. Chudori.*

Melalui beragam karakter tersebut, Laut Bercerita memperlihatkan bahwa keberanian tidak selalu hadir dalam bentuk yang sama. Ada mereka yang berani bersuara, ada yang terus mencari, dan ada pula yang bertahan dalam penantian. Masing-masing memiliki cara untuk menjaga harapan.

*Dari Busan Menuju Penonton Indonesia*

Perjalanan Laut Bercerita di Busan International Film Festival 2026 menjadi salah satu pencapaian penting bagi film panjang perdana Pal 8 Pictures. Setelah diperkenalkan kepada penonton internasional, film ini kini bersiap menemui penonton di Indonesia, tempat kisahnya berasal. Kisah yang berangkat dari novel dan kemudian dihidupkan melalui medium sinema ini diharapkan dapat menjangkau penonton lintas generasi, baik mereka yang telah mengenal ceritanya melalui novel maupun yang baru akan berkenalan dengan Biru Laut dan orang-orang terdekatnya.

> “Pal 8 Pictures percaya bahwa film bisa menjadi medium yang menyuarakan kebebasan berekspresi. Kami berharap melalui Laut Bercerita, kisah ini juga bisa memberikan penghormatan terhadap perjuangan dan resiliensi kita semua saat ini,” ujar produser sekaligus Direktur Pal 8 Pictures *Budi Setyarso.*

*Bisa Bersama Laut*

Di tengah situasi di berbagai wilayah Indonesia saat ini yang tengah terdampak bencana, termasuk salah satunya adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), film Laut Bercerita menggagas inisiasi galang dana bersama platform urun dana *Kitabisa.com*. Laut Bercerita akan menggalang donasi untuk disalurkan ke para warga terdampak karhutla.

Inisiasi ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama warga, terutama bagi mereka yang kini sedang berjuang dengan kondisi yang tidak baik-baik saja. Penggalangan dana akan dimulai sejak *Gala Premiere film Laut Bercerita, pada Selasa, 20 Oktober 2026*, yang mengajak para tamu undangan yang hadir untuk menyisihkan sebagian dana untuk disalurkan ke warga terdampak karhutla.

Suasana Gala Premiere juga menjadi momen untuk berefleksi pada situasi yang terjadi di Indonesia saat ini. Menghadirkan seni instalasi karya seniman *Avianti Armand*, dengan menghidupkan set film Laut Bercerita yang dituangkan dengan hangat melalui ornamen kain dengan visual Warung Bu Retno, tempat makan para kelompok Winatra, serta mural karya dari karakter dalam filmnya, Anjani.

Film *Laut Bercerita* dibintangi oleh *Reza Rahadian, Yunita Siregar, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Pakusadewo, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, dan Afrian Afrisandy.*

Disutradarai *Yosep Anggi Noen*, film ini ditulis oleh *Leila S. Chudori bersama Yosep Anggi Noen*, serta diproduseri oleh *Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori.*

Diproduksi oleh *Pal 8 Pictures* bekerja sama dengan *VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink*, film *Laut Bercerita tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.*

Ikuti informasi terbaru melalui akun Instagram *@filmlautbercerita.*

***

*TENTANG FILM LAUT BERCERITA*
– *Genre:* Drama, untuk penonton usia 17 tahun ke atas
– *Durasi:* 135 menit
– *Tayang di Bioskop:* 29 Oktober 2026
– *Penayangan Perdana Dunia:* Busan International Film Festival 2026, Kompetisi Utama
– *Produksi:* Pal 8 Pictures bekerja sama dengan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink
– *Diadaptasi dari Novel:* Laut Bercerita karya Leila S. Chudori
– *Sutradara:* Yosep Anggi Noen
– *Penulis Skenario:* Leila S. Chudori dan Yosep Anggi Noen
– *Produser:* Gita Fara, Budi Setyarso, Leila S. Chudori
– *Produser Eksekutif:* Arif Zulkifli, FX Iwan, Tony Ramesh, Rob O’Hare, Febrian Marcel, Djulianta, Reza Rahadian, dan Arya Ibrahim

*SINOPSIS*
Yogyakarta, akhir 1990-an. Biru Laut adalah seorang mahasiswa yang gemar membaca dan menulis. Di tengah situasi politik yang penuh ketegangan, ia bergabung dengan kelompok studi Winatra, tempat ia bertemu dengan anak-anak muda yang memiliki keresahan dan keyakinan serupa tentang kebebasan dan keadilan. Bersama sahabat-sahabatnya, Laut menjalani perjalanan yang menguji keberanian, persahabatan, dan keyakinan mereka.
Sementara itu, keluarga dan orang-orang terdekat Laut harus menghadapi ketidakpastian yang mengubah kehidupan mereka. Di tengah kehilangan dan penantian, mereka berusaha menemukan jawaban sekaligus menjaga harapan. Laut Bercerita adalah kisah tentang keberanian, persahabatan, kehilangan, serta cinta keluarga yang terus bertahan melampaui waktu.

*TENTANG PAL 8 PICTURES*
PT Layar Terkembang Senantiasa, yang dikenal sebagai Pal 8 Pictures, merupakan rumah produksi film di bawah naungan Tempo Media Group. Berangkat dari tradisi Tempo dalam menghadirkan jurnalisme yang kritis dan mendalam, Pal 8 Pictures mengembangkan film-film dengan cerita yang kuat dan relevan dengan persoalan masyarakat Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan isu sosial, sejarah, politik, dan budaya.

*KONTAK MEDIA*
*POPLICIST Publicist*
Nova: 085771218534
publicist@poplicist.com

*AKUN MEDIA SOSIAL*
– Instagram: @filmlautbercerita, @lautbercerita, @pal8pictures
– Facebook: Film Laut Bercerita
– Threads: @filmlautbercerita
– Tagar: #LautBercerita #FilmLautBercerita #LautBerceritaMovie #KitaBercerita

  • Penulis : Ririe TH
  • Editor : S Erfan Nurali
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *