banner 728x250

Pelantikan Satkar Ulama Garut Jadi Momentum Konsolidasi Politik dan Penguatan Peran Keumatan

banner 468x60

Berita-24today.co.id || GARUT, Pelantikan pengurus Satuan Karya (Satkar) Ulama Indonesia Kabupaten Garut berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Garut, menandai babak baru penguatan sinergi antara ulama dan kekuatan politik dalam kerangka pembangunan daerah dan kebangsaan.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur partai politik, pemerintah daerah, hingga organisasi kepemudaan. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Satkar Ulama Jawa Barat, M. Sahrul Fadli, Ketua DPW Partai Golkar Jawa Barat Daniel Muttaqin, serta Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dari Fraksi Golkar MQ Iswara.

Example 300x600

Selain itu, tampak pula Bupati Garut, jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Garut, termasuk Sekretaris DPD, Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut, perwakilan KNPI, Dispora, hingga unsur organisasi sayap juang Partai Golkar.

Prosesi pelantikan yang berlangsung tertib dan penuh khidmat ini menjadi simbol dimulainya peran aktif kepengurusan baru Satkar Ulama Garut dalam mengemban tugas organisasi, khususnya dalam menjembatani kepentingan umat dengan dinamika pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Daniel Muttaqin menegaskan bahwa Satkar Ulama memiliki posisi strategis sebagai bagian integral dari Partai Golkar. Ia menyebut, keberadaan Satkar Ulama bukan sekadar pelengkap struktur, melainkan motor penggerak dalam memperkuat hubungan antara ulama, masyarakat, dan kekuatan politik.

“Satkar Ulama ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Partai Golkar. Perannya sangat penting dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menguatkan agenda politik yang berorientasi pada kepentingan umat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Satkar Ulama diharapkan mampu berkontribusi nyata, tidak hanya dalam kegiatan sosial keagamaan, tetapi juga dalam menghadapi dinamika politik ke depan, termasuk kontestasi elektoral.

“Ke depan, kita berharap Satkar Ulama mampu memberikan dampak positif, termasuk dalam aspek elektoral. Namun yang paling utama adalah pengabdian kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” tambahnya.

Daniel juga mengungkapkan bahwa pembentukan struktur Satkar Ulama di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat saat ini telah berjalan hampir merata dan tengah memasuki tahap konsolidasi organisasi. Hal ini dinilai penting sebagai bagian dari penguatan basis menjelang agenda politik jangka panjang, termasuk Pemilu 2029.

“Golkar tidak bisa dilepaskan dari peran ulama. Sejarah menunjukkan bahwa dukungan ulama menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan politik Golkar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Satkar Ulama Jawa Barat, M. Sahrul Fadli, menekankan bahwa Satkar Ulama bukan sekadar organisasi simbolik, melainkan wadah strategis dalam mengoptimalkan peran ulama dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Menurutnya, ulama memiliki tanggung jawab moral yang besar, tidak hanya dalam membimbing umat secara spiritual, tetapi juga dalam memberikan solusi atas persoalan sosial, ekonomi, hingga kebangsaan.

“Satkar Ulama harus hadir sebagai kekuatan moral yang mampu menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, memperkuat persatuan, serta turut mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat.

Di sisi lain, Ketua Satkar Ulama Indonesia Kabupaten Garut yang baru dilantik, Gea Eka Sakti, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan Satkar Ulama sebagai wadah pengabdian nyata bagi umat.

“Kami siap mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya. Satkar Ulama bukan hanya bagian dari kekuatan politik, tetapi juga sebagai ruang pengabdian untuk umat, khususnya dalam pembinaan keagamaan dan penguatan nilai moral di tengah masyarakat,” ujarnya.

Gea menambahkan, pihaknya akan fokus pada konsolidasi internal organisasi serta memperluas komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk ulama, santri, dan masyarakat umum.

“Ke depan, kami ingin Satkar Ulama Garut menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat sekaligus menciptakan kehidupan sosial yang harmonis dan kondusif,” tambahnya.

Dengan pelantikan ini, Satkar Ulama Indonesia Kabupaten Garut diharapkan mampu memainkan peran strategis secara lebih optimal, baik dalam mendukung dinamika politik yang sehat maupun dalam memperkuat pembangunan sosial keagamaan yang berkelanjutan di Kabupaten Garut.

Penulis : Rus

Editor : S Erfan Nurali

Loading

banner 325x300
Penulis: #Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *