banner 728x250

Kunker ke Cakung Timur, Fahira Idris Serap Aspirasi Warga soal Banjir hingga Kesehatan

banner 468x60

Berita-24today.co.id || JAKARTA TIMUR — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan DKI Jakarta, Hj. Fahira Fahmi Idris, S.E., M.H., menyerap aspirasi warga saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di RPTRA Caktim Tersenyum, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Selasa (13/10/2026).

Sejumlah persoalan disampaikan warga, mulai dari banjir yang berulang, kebutuhan penambahan pompa air, pengangguran, akses bantuan sosial, hingga keterbatasan ambulans medis.

Example 300x600

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara anggota DPD RI dengan unsur pemerintahan kelurahan, pengurus lingkungan, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Fahira mengatakan kunjungannya tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia menyebut warga dapat menyampaikan aspirasi yang nantinya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait sesuai kewenangannya.

“Kalau ada permasalahan-permasalahan di Cakung Timur yang perlu disampaikan kepada saya, silakan. Mitra saya itu Pak Gubernur, para kepala dinas, dan tentunya kementerian Republik Indonesia,” ujar Fahira dalam sambutannya.

Warga Keluhkan Banjir dan Minimnya Pompa Air

Salah satu persoalan yang mengemuka adalah banjir yang disebut warga terjadi hampir setiap tahun. Perwakilan RW 09, Imam Nugroho, menyampaikan bahwa usulan penambahan pompa air telah diajukan sejak 2024, tetapi menurutnya belum mendapat tanggapan yang diharapkan.

Ia meminta dukungan Fahira agar kebutuhan pompa air tambahan, terutama di wilayah bagian tengah, dapat ditindaklanjuti. Warga menilai kapasitas penanganan banjir perlu diperkuat agar genangan tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat saat musim hujan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Fahira menyatakan mendukung upaya penambahan pompa air dan menilai kebutuhan penanganan banjir perlu mendapat perhatian. Ia juga meminta warga menyampaikan kembali persoalan yang belum tertangani agar dapat diteruskan kepada instansi terkait.

Keluhan serupa disampaikan perwakilan RW 08. Ia mengatakan sejumlah titik di wilayahnya, termasuk kawasan yang berbatasan dengan RW 07, masih rawan banjir ketika hujan turun.

Menurut dia, sejumlah usulan melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) belum terealisasi dalam beberapa tahun terakhir. Warga berharap ada tindak lanjut, termasuk peninggian atau pengecoran jalan yang kerap terdampak genangan.

Fahira meminta agar usulan yang belum terserap disampaikan kepadanya melalui pesan WhatsApp. Ia juga menyarankan warga mengirimkan surat kepada dinas terkait dengan tembusan kepadanya agar aspirasi tersebut dapat dikoordinasikan lebih lanjut.

Pengangguran dan Bantuan Sosial Jadi Sorotan

Selain banjir, persoalan kesempatan kerja turut menjadi perhatian. Imam Nugroho menyebut banyak lulusan SMA di wilayahnya belum memperoleh pekerjaan, meskipun terdapat perusahaan dan fasilitas kesehatan di sekitar Cakung Timur.

Ia berharap keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi warga setempat.

Fahira mengatakan akan menyampaikan persoalan itu kepada perusahaan dan berkoordinasi dengan dinas yang menangani ketenagakerjaan.

“Saya akan mengimbau mereka bahwa sebagai perusahaan, mereka punya kewajiban untuk memperhatikan warga yang ingin bekerja,” kata Fahira.

Dalam sesi dialog, perwakilan warga lainnya juga mempertanyakan penyaluran bantuan sosial. Mereka mengeluhkan adanya warga yang dinilai membutuhkan bantuan, tetapi tidak memenuhi kriteria berdasarkan pengelompokan desil kesejahteraan.

Fahira menjelaskan bahwa data desil diperbarui secara berkala. Ia berharap kondisi ekonomi masyarakat membaik sehingga penyaluran bantuan dapat semakin menjangkau warga yang membutuhkan.

Meski demikian, keluhan warga tersebut membutuhkan penelusuran lebih lanjut melalui data penerima bantuan dan mekanisme pemutakhiran yang berlaku.

Minta Ambulans Medis dan Akses Rumah Sakit Diperhatikan

Kebutuhan layanan kesehatan juga menjadi salah satu isu yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Perwakilan RW 13, Samri Wahyudi Saprima Yudi, meminta perhatian terhadap ketersediaan ambulans medis di wilayah DKI Jakarta, khususnya Cakung Timur. Menurut dia, kebutuhan ambulans medis berbeda dengan ambulans yang digunakan untuk mengantar jenazah atau keperluan nonmedis lainnya.

Fahira mengakui kebutuhan ambulans medis perlu mendapat perhatian. Ia mengatakan akan berkomunikasi dengan tim Dinas Kesehatan untuk membahas kemungkinan penambahan fasilitas tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa warga dapat menghubunginya apabila membutuhkan bantuan terkait persoalan kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Fahira turut menyoroti akses warga terhadap rumah sakit. Menurutnya, kebutuhan fasilitas kesehatan bagi masyarakat Cakung Timur perlu menjadi perhatian, mengingat warga masih menyampaikan persoalan jarak dan akses layanan.

Aspirasi tersebut menjadi salah satu catatan yang akan dibawa untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Perhatian untuk Anak Yatim dan Pelaku UMKM

Di luar persoalan infrastruktur dan pelayanan publik, Fahira menyampaikan sejumlah program sosial yang dapat diakses masyarakat.

Ia mengatakan terdapat program santunan bagi anak yatim melalui kegiatan Sedekah Jumat Anak Jakarta Bahagia. Dalam pertemuan itu, ia menyebut kuota awal yang disiapkan sebanyak 50 anak yatim untuk wilayah yang dibahas, dengan pendataan melalui pengurus RW.

Fahira juga menawarkan pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga yang belum memiliki penghasilan atau pekerjaan. Ia menyebut kuota pelatihan sebanyak 50 peserta yang nantinya perlu dikoordinasikan dengan pengurus lingkungan.

Selain itu, ia menyampaikan kemungkinan penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis apabila terdapat kegiatan besar yang digelar kelurahan atau kecamatan. Rencana tersebut, menurutnya, dapat dikomunikasikan terlebih dahulu agar persiapannya berjalan baik.

Fahira juga meminta warga memanfaatkan nomor kontak yang dicantumkan di balik piagam penghargaan yang diberikan kepada sejumlah tokoh dan unsur masyarakat. Ia menyatakan tetap membuka komunikasi untuk menerima aspirasi warga.

Dihadiri Unsur Kelurahan dan Organisasi Masyarakat

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kelurahan Cakung Timur, Lulu Hayatun, S.P.T., yang mewakili Lurah Cakung Timur Tri Budiyanto, S.Sos., M.Si.

Turut hadir Bhabinkamtibmas Cakung Timur Aiptu Bade Cahya Mulyadi, Babinsa Serma Langgeng Gunawan dan Koptu Tarsito, para ketua RW 01 hingga RW 14, unsur Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), tokoh masyarakat, serta tokoh agama.

Perwakilan organisasi masyarakat Bang Japar juga hadir, di antaranya Sekretaris Umum Mako Bang Japar Muhammad Hamim, S.I.K., Komandan Wilayah Jakarta Timur Musa Marasabessy, S.H., serta jajaran pengurus tingkat kecamatan dan kelurahan.

Dalam sambutannya, Lulu menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap pertemuan dapat mempererat hubungan antara masyarakat dan wakil daerah sekaligus menjadi sarana menyampaikan persoalan yang dihadapi warga.

Selain di Cakung Timur, Fahira dijadwalkan dihari yang sama juga akan melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, serta wilayah Kelurahan di Kecamatan Pulogadung.

Pertemuan di Cakung Timur ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh dan unsur masyarakat. Namun, warga berharap hasil dialog tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, melainkan berlanjut menjadi koordinasi dan tindak lanjut konkret, terutama untuk persoalan banjir, kesempatan kerja, bantuan sosial, dan layanan kesehatan.

  • Penulis : S Erfan Nurali
  • Editor : Redaksi

Loading

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *