Berita-24today.co.id || GARUT — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Nurul Huda, Kampung Cimanggah, Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Rangkaian kegiatan yang dikemas melalui Tablig Akbar tersebut tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga diisi dengan aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada anak yatim serta jompo dhuafa.
Aksi kepedulian tersebut dilaksanakan melalui program “Donasi Bersama Komunitas Peduli Yatim (KOPY) — Sedekah Tanda Syukur”, yang melibatkan Yayasan Bugar Beramal, KOPY, DKM Masjid Nurul Huda, para donatur dan masyarakat sekitar.
Kehadiran program sosial tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya anak yatim dan warga lanjut usia dari kalangan dhuafa.
Ketua Yayasan Bugar Beramal, Coach Budi Kurnia, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang ingin terus dibangun melalui kegiatan yayasan.
Menurutnya, momentum Maulid Nabi memiliki makna yang sangat luas. Selain memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah SAW, masyarakat juga dapat mengambil keteladanan dari sikap Rasulullah yang dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama.
“Jangan sampai Maulid Nabi hanya menjadi kegiatan seremonial. Kita ingin mengambil nilai keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan, salah satunya dengan peduli kepada anak yatim dan saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Coach Budi Kurnia.
Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur dan pihak-pihak yang ikut berpartisipasi dalam gerakan sosial tersebut.
“Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat, meringankan kebutuhan dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim maupun jompo dhuafa. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah ikut berbagi,” katanya.
KOPY Dorong Gerakan Sedekah Berkelanjutan
Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Yatim (KOPY), Haji Nazmi, mengatakan kegiatan “Sedekah Tanda Syukur” merupakan bagian dari upaya membangun kepedulian masyarakat terhadap anak yatim dan kaum dhuafa.
Ia menilai, kepedulian sosial tidak harus selalu menunggu adanya kegiatan besar. Menurutnya, apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, kontribusi masyarakat sekecil apa pun dapat memberikan manfaat bagi penerima.
“Sedekah itu bukan hanya tentang jumlahnya. Yang paling penting adalah keikhlasan dan kepedulian. Ketika kita berbagi, mudah-mudahan ada kebahagiaan yang sampai kepada mereka yang menerima,” ungkap Haji Nazmi.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan Yayasan Bugar Beramal, DKM Masjid Nurul Huda, para donatur dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini tidak berhenti pada momentum Maulid Nabi. Mudah-mudahan menjadi gerakan sosial yang terus berjalan sehingga semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang bisa mendapatkan perhatian,” ujarnya.
Maulid Nabi Tak Berhenti pada Seremonial
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Masjid Nurul Huda dihadiri ratusan jemaah dari berbagai kalangan. Kegiatan diisi dengan Tablig Akbar dengan mengangkat semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan memperbanyak ibadah.
Suasana semakin bermakna ketika kegiatan keagamaan penceramah Al Habib Basim Al habsy juga KH. Badrul Munir Gojali serta duet Qori Nasional Ustad Muhammad Munawar dan Qori Muhammad Irsal Fauzi tersebut disertai penyaluran santunan kepada anak yatim dan jompo dhuafa.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Peringatan Maulid Nabi pada akhirnya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Di tengah kehidupan masyarakat yang terus berkembang, perhatian kepada kelompok rentan seperti anak yatim dan jompo dhuafa menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan.
Kolaborasi antara Yayasan Bugar Beramal, KOPY, DKM Masjid Nurul Huda, donatur dan masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dapat berjalan beriringan dengan aksi sosial.
Semangat “Sedekah Tanda Syukur” pun diharapkan tidak berhenti setelah acara selesai. Justru, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian kepada sesama merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat.
Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, masyarakat diharapkan semakin memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian dan menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
Berbagi bukan tentang siapa yang paling banyak memberi, tetapi tentang bagaimana kepedulian mampu menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.(Rus)













