Berita-24today.co.id || Jakarta – Organisasi masyarakat Dewan Adat Bamus Betawi menggelar acara Halal Bihalal dan Rapat Kerja (Raker) III Tahun 2026 di Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (10/5). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan dengan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, para ulama, hingga Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor.
Acara tersebut dihadiri langsung Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Muhammad Rifky atau yang akrab disapa Eky Pitung sebagai tuan rumah. Hadir pula perwakilan Kementerian Dalam Negeri, unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta tokoh-tokoh masyarakat Betawi.
Kegiatan diawali dengan pertunjukan seni tradisi Betawi “Palang Pintu” yang menjadi simbol budaya khas masyarakat Betawi melalui perpaduan seni bela diri silat, balas pantun, serta lantunan ayat suci Al-Qur’an. Penampilan tersebut sukses memukau para tamu undangan dan memperkuat nuansa kearifan lokal dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Eky Pitung menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pengurus yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan Halal Bihalal dan Raker III Dewan Adat Bamus Betawi Tahun 2026.
“Masya Allah ketua panitianya Ari Wahyudi, lalu ada Ahmad Nuryadi dan teman-teman semua kompak. Alhamdulillah hari ini saya juga mengucapkan selamat datang,” ujar Eky Pitung.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor yang dinilainya memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Betawi.
“Beliau seorang pejabat yang menurut saya orangnya sangat humble, sederhana, humoris dan humanis. Selamat datang dan terima kasih banyak Bapak Afriansyah Noor atau Bang Ferry,” katanya.
Lebih lanjut, Eky menegaskan bahwa Dewan Adat Bamus Betawi akan terus eksis dan berjuang di tanah kelahirannya sendiri demi menjaga marwah budaya Betawi, baik di Jakarta maupun di tingkat nasional.
Menurutnya, melalui kegiatan Halal Bihalal dan Raker ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi antar pengurus, tokoh masyarakat, dan pemerintah, sekaligus menjadi momentum memperkuat program kerja organisasi dalam melestarikan budaya Betawi di tengah perkembangan zaman.
Penulis : Ririe TH
Editor : S Erfan Nurali

















