banner 728x250

Kabid Perlindungan Anak DPPKBPPPA Garut LinLin Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan Anak di Paminggir

banner 468x60

Berita24today.co.id || GARUT – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut melalui Kepala Bidang Perlindungan Anak, LinLin Andriyani, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Program Pemberdayaan Kelurahan Paminggir Kecamatan Garut Kota Tahun 2026, yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Paminggir, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, tokoh lingkungan, kader, serta unsur masyarakat lainnya sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya perlindungan anak dan pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Example 300x600

Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, tokoh lingkungan, kader, serta unsur masyarakat lainnya sebagai upaya meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya perlindungan anak dan pencegahan berbagai persoalan sosial di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Dalam pemaparannya, LinLin Andriyani menyampaikan materi mengenai perlindungan anak, pencegahan kekerasan seksual, serta bahaya penyalahgunaan narkotika. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, maupun pengaruh negatif lingkungan.

“Lingkungan keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga anak-anak agar dapat tumbuh sehat, aman, dan memiliki masa depan yang baik,” ujar LinLin kepada awak media.

“Lingkungan keluarga dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga anak-anak agar dapat tumbuh sehat, aman, dan memiliki masa depan yang baik,” ujar LinLin kepada awak media.

Selain memberikan pemahaman terkait perlindungan anak, peserta kegiatan juga diajak mengenali berbagai bentuk kekerasan seksual yang kerap terjadi di lingkungan sekitar, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media digital. Edukasi tersebut diberikan agar masyarakat lebih peka dan mampu melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Tak hanya itu, materi mengenai bahaya narkotika juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Masyarakat diberikan edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, psikologis, hingga masa depan generasi muda. Peserta juga diajak memahami langkah-langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

LinLin menegaskan, kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti ini menjadi bentuk komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari ancaman kekerasan dan penyalahgunaan narkotika.

“Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga generasi muda agar tumbuh sehat, terlindungi, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, keluarga, dan seluruh elemen lingkungan, diharapkan tercipta suasana yang lebih peduli terhadap perlindungan anak serta bebas dari kekerasan maupun penyalahgunaan narkotika.

Program pemberdayaan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (Rus)

Loading

banner 325x300
Penulis: #Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *