Berita-24today.co.id || Ngada, NTT– Vikaris Episkopal (Vikep) Bajawa, RD. Drs. Gabriel Idrus, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngada untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 agar berlangsung aman, damai, jujur, dan bermartabat.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian Gereja terhadap terciptanya suasana demokrasi yang sehat di tengah masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak yang akan diikuti oleh 96 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Ngada.
Menurut RD. Gabriel Idrus, pelaksanaan Pilkades memiliki tingkat kerawanan tersendiri, bahkan dalam beberapa hal bisa lebih rawan dibandingkan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Hal ini karena ruang lingkup sosial masyarakat desa relatif kecil sehingga hubungan kekeluargaan, kekerabatan, dan kedekatan antarwarga sangat memengaruhi dinamika politik.
Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat memberikan perhatian serius demi menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga menilai bahwa pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Ngada bukanlah hal baru. Karena itu, dinas dan instansi terkait diharapkan telah mempersiapkan seluruh tahapan dengan baik sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lancar, aman, dan damai.
Lebih lanjut, RD. Gabriel Idrus menegaskan bahwa Pilkades harus mengedepankan martabat kemanusiaan. Menurutnya, harga diri dan martabat seorang pemilih tidak boleh direndahkan dengan praktik politik uang atau menukar suara dengan sejumlah uang.
“Pilkades merupakan perwujudan demokrasi di lingkungan paling kecil. Dari proses ini, masyarakat harus belajar dan diajarkan bagaimana berdemokrasi secara baik dan benar,” demikian pesan yang disampaikan Vikep Bajawa.
Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan Pilkades berlangsung tanpa gesekan maupun intervensi dari pihak-pihak tertentu. Masyarakat harus diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya sehingga Pilkades benar-benar menjadi pesta demokrasi yang sesungguhnya.
Untuk mengantisipasi potensi konflik, RD. Gabriel Idrus mendorong adanya pengawalan bersama dari seluruh elemen masyarakat, terutama di desa-desa atau lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Pendekatan persuasif dan dialog dengan masyarakat di wilayah rawan juga dinilai penting agar setiap persoalan dapat diantisipasi sejak dini dan tidak berkembang menjadi konflik sosial.
Sebagai Vikep Bajawa, RD. Gabriel Idrus menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang aman dan damai. Ia juga berharap pihak kepolisian terus melakukan pengamanan dan pengawalan secara maksimal agar seluruh tahapan hingga hari pemungutan suara berjalan tertib dan kondusif.
Dengan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh warga, Pilkades Serentak di 96 desa Kabupaten Ngada diharapkan menjadi momentum memperkuat demokrasi, persaudaraan, dan persatuan masyarakat, bukan justru menjadi sumber perpecahan.
- . Penulis : Gusti Bebi Daga, S. IP
. Editor : S Erfan Nurali
















