Berita-24today.co.id || JAKARTA TIMUR – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, menghadiri Roadshow Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Kecamatan Cakung bertajuk Sosialisasi dan Edukasi Penanganan dan Pemanfaatan Sampah, Bank Sampah, serta Gemar Menabung Mandiri di Aula SMPN 138 Jakarta, Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar orang tua murid sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman tentang pemilahan dan pemanfaatan sampah sejak dari lingkungan keluarga. Edukasi ini diharapkan dapat diteruskan kepada anak-anak sehingga menjadi kebiasaan, baik di rumah maupun di sekolah.
Kusmanto mengatakan, orang tua memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter anak, termasuk dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan.
“Orang tua memiliki peran penting dalam pendidikan anak, terutama pendidikan di dalam rumah tangga. Kami mengharapkan dengan adanya edukasi pilah sampah kepada orang tua, mereka dapat mendidik anak-anak untuk mengenali sampah organik dan anorganik,” kata Kusmanto.
Menurutnya, pemilahan sampah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga apabila dikelola dan dimanfaatkan secara tepat.
“Kita harapkan anak-anak sudah mengenali dan bisa mempraktikkan pemilahan sampah, baik di rumah maupun di sekolah,” ujarnya.
Kusmanto menambahkan, program edukasi tersebut direncanakan diperluas ke 10 kecamatan di Jakarta Timur. Sasaran kegiatan tidak hanya siswa jenjang SMP, tetapi juga SMA dan, jika memungkinkan, sekolah dasar.
Selain edukasi pengelolaan sampah, roadshow tersebut juga menjadi sarana memberikan pemahaman kepada siswa dan orang tua mengenai bahaya perundungan (bullying), tawuran, serta penyalahgunaan narkoba.
“Kami juga penting memberikan informasi tentang bullying, bahaya bullying, tawuran dan narkoba. Ini salah satu agenda penting agar siswa dan orang tua mengetahui bahwa hal tersebut sangat berbahaya apabila terjadi pada siswa atau anak didik,” jelasnya.
Dorong Perbaikan Resapan Air
Dalam kesempatan tersebut, Kusmanto juga menyoroti kondisi area resapan air di lingkungan SMPN 138 Jakarta. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur telah meminta Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) membantu melakukan pengerukan lumpur di sekitar area resapan.
Material hasil pengerukan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan urban farming di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi resapan air sekaligus mengurangi potensi genangan di lingkungan sekolah.
“Kami sudah mintakan kepada SDA untuk membantu mengeruk lumpur yang ada di sekitarnya. Lumpur tersebut bisa diangkat dan dimanfaatkan untuk urban farming. Harapannya nanti sekolah ini tidak banjir,” ujarnya.
FKKS Perluas Roadshow
Ketua FKKS Kota Administrasi Jakarta Timur, Syamsul Bahri, mengatakan Kecamatan Cakung menjadi lokasi awal pelaksanaan roadshow edukasi pengelolaan sampah yang melibatkan sekolah dan komunitas orang tua murid.
Menurutnya, FKKS Jakarta Timur akan terus mengembangkan kegiatan serupa dengan menggandeng unsur lingkungan hidup dan sektor terkait lainnya.
“Roadshow untuk sampah ini diawali dengan FKKS Cakung, bekerja sama dengan sekolah-sekolah, terutama dengan SMPN 138. Mudah-mudahan roadshow ini akan kita kemas lagi dan kita minta dukungan Pak Wali Kota melalui Pak Wakil sebagai pembina FKKS untuk kecamatan yang belum melakukan roadshow seperti sekarang,” tutur Syamsul.
Sementara itu, Kepala SMPN 138 Jakarta, Titah Sunarlestari, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi pemilahan sampah dapat membantu membentuk karakter siswa agar lebih peduli terhadap kebersihan dan lingkungan.
“Kami berharap dengan kehadiran Bapak Wakil Wali Kota dan FKKS di SMPN 138 Jakarta bisa membuat sekolah kita menjadi lebih bersih. Anak-anak juga memiliki karakter untuk bisa memilih dan mengolah sampah,” pungkasnya.
- Sumber : Diskominfotik Jakarta Timur
- Editor : S Erfan Nurali













