banner 728x250

BNN RI Satukan 11 Ormas, Gerakan Masyarakat Didorong Perkuat P4GN

banner 468x60

Berita-24today.co.id || JAKARTA — Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat mengundang 11 organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) pegiat antinarkoba dalam Rapat Pembentukan Wadah Peran Serta Masyarakat (PSM).

Forum tersebut menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Example 300x600

Sebanyak 11 organisasi yang hadir merupakan unsur masyarakat yang selama ini memiliki perhatian dan aktivitas dalam bidang pencegahan penyalahgunaan narkotika, baik di tingkat nasional maupun daerah. Salah satunya Penggiat Anti Narkoba Indonesia (PANI).

Melalui pertemuan tersebut, BNN RI bersama organisasi masyarakat yang terlibat mendorong terbentuknya wadah komunikasi yang mampu menghubungkan program pemerintah dengan gerakan masyarakat di lapangan.

Tidak sekadar menjadi forum komunikasi, wadah PSM diharapkan dapat memperjelas pembagian peran sekaligus memperluas jangkauan edukasi bahaya narkotika hingga ke lingkungan masyarakat.

Beberapa agenda yang menjadi perhatian dalam pembentukan wadah tersebut antara lain penguatan koordinasi, peningkatan edukasi, pengembangan kader serta relawan antinarkoba, hingga pengawasan berbasis masyarakat.

Perkuat Edukasi dan Pencegahan dari Lingkungan Terdekat

Keterlibatan ormas dinilai memiliki posisi penting karena berada lebih dekat dengan masyarakat. Organisasi seperti PANI dapat mengambil peran melalui kegiatan sosialisasi, edukasi kepada pelajar dan masyarakat, penyuluhan di lingkungan kerja, serta pembentukan kader atau relawan antinarkoba.

Pendekatan berbasis komunitas juga diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak hanya menjadi objek sosialisasi, tetapi ikut mengambil bagian dalam upaya pencegahan.

Selain edukasi, penguatan kewaspadaan lingkungan menjadi salah satu perhatian. Masyarakat diharapkan mampu mengenali potensi kerawanan narkotika serta menyampaikan informasi atau laporan melalui mekanisme yang tepat kepada pihak berwenang.

11 Ormas Nyatakan Kesiapan

Perwakilan 11 organisasi yang hadir menyatakan kesiapan untuk mengambil bagian dalam upaya P4GN sesuai kapasitas dan jaringan masing-masing.

Kehadiran wadah PSM diharapkan menjadi jembatan koordinasi antara BNN RI dan berbagai elemen masyarakat, sehingga gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat berlangsung lebih terarah dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Komitmen tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum dan lembaga pemerintah. Partisipasi masyarakat, keluarga, dunia pendidikan, lingkungan kerja, serta organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika.

Dengan terbentuknya wadah komunikasi tersebut, 11 organisasi pegiat antinarkoba diharapkan dapat menjadi mitra strategis BNN RI dalam memperluas gerakan P4GN dan mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sadar, tanggap, dan berani mengambil peran menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar).(Rus)

Loading

banner 325x300
Penulis: Rus86
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *