Berita-24today.co.id || GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai salah satu sumber pembiayaan pembangunan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, saat menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Garut yang digelar di Ruang Rapat Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (6/8/2026).
Dalam arahannya, Bupati Garut menekankan bahwa peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak hotel dan restoran, harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Garut, sektor pariwisata dinilai memiliki potensi besar dalam mendongkrak PAD.
Menurutnya, setiap rupiah yang diperoleh dari pajak akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang dapat memperkuat aktivitas ekonomi, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus menunjang pertumbuhan sektor pariwisata.
“Hasil dari peningkatan PAD ini akan dikembalikan kepada masyarakat dan juga para pelaku usaha. Kita akan melakukan perbaikan jalan, pemasangan lampu penerangan, sehingga akses menuju objek wisata menjadi lebih nyaman dan mudah dilalui,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Ia menjelaskan, pembangunan jalan, penerangan jalan umum, serta berbagai fasilitas penunjang menuju kawasan wisata akan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Infrastruktur yang baik diyakini mampu meningkatkan kenyamanan wisatawan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan usaha lokal seperti hotel, restoran, UMKM, hingga sektor jasa lainnya.
Bupati menilai bahwa hubungan antara peningkatan PAD dan pembangunan harus menciptakan siklus yang saling menguntungkan. Ketika infrastruktur semakin baik, jumlah kunjungan wisatawan diperkirakan akan terus meningkat. Kondisi tersebut akan berdampak pada bertambahnya aktivitas ekonomi yang pada akhirnya turut meningkatkan penerimaan pajak daerah.
Selain itu, Bupati Garut mengajak seluruh wajib pajak, khususnya pelaku usaha di sektor perhotelan dan restoran, untuk terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat melalui kontribusi pembayaran pajak yang jujur, tertib, dan bertanggung jawab.
“Pembangunan ini sebagian besar dibiayai oleh pajak dari masyarakat. Karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati, proporsional, transparan, dan adil sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut berharap seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam menggali potensi PAD secara optimal. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat sektor pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut.(**)













