banner 728x250
Kasus  

Dugaan Pendataan Dasawisma RW 03 Kebon Kosong Kemayoran Tidak Optimal, Warga Soroti Akurasi Data Penerima Bansos

redaksiberita24today
IMG 20260701
banner 468x60

Berita-24today.co.id ||  Jakarta Pusat – Sejumlah warga RW 03, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, mempertanyakan kinerja kader Dasawisma dalam melakukan pendataan warga. Mereka menilai pendataan yang seharusnya dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah belum berjalan optimal, sehingga dikhawatirkan berdampak pada ketepatan data penerima bantuan sosial (bansos), Rabu 1/7/2026.

Salah seorang warga RW 03 mengaku selama ini belum pernah melihat adanya survei atau pendataan langsung oleh petugas Dasawisma di lingkungannya.

Example 300x600

“Sejauh ini petugas Dasawisma RW 03 tidak pernah melakukan survei langsung ke warga, Padahal data tersebut berkaitan dengan bantuan sosial yang diterima warga. Kalau pendataannya tidak akurat, tentu bantuan bisa tidak tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu tugas Dasawisma adalah memastikan data warga yang masih aktif maupun yang sudah tidak lagi berdomisili di wilayah tersebut selalu diperbarui.

Salah satu warga yang tidak menyebutkan nama menjelaskan bahwa warga yang sudah tidak lagi tinggal di wilayah seharusnya dinyatakan tidak aktif dalam pendataan.

“Artinya kalau yang sudah tidak tinggal di wilayah dianggap tidak aktif, sehingga kemungkinan kecil mendapatkan bansos atau bantuan lainnya,” katanya.

Namun demikian, warga menilai masih terdapat dugaan ketidaksesuaian antara kondisi di lapangan dengan data sosial yang digunakan pemerintah.

Mereka mencontohkan adanya sebuah rumah di Gang 25 yang dinilai memiliki kondisi ekonomi cukup baik, bahkan disebut memiliki dua unit pendingin ruangan (AC), namun berdasarkan data yang beredar masih tercatat memiliki nilai desil 1 dan disebut menerima bantuan dari program kesejahteraan sosial.

Warga berharap pendataan dilakukan secara objektif melalui kunjungan langsung ke rumah-rumah warga agar kondisi ekonomi maupun status domisili dapat diverifikasi secara akurat.

“Petugas Dasawisma harus mendata keadaan warga yang sesungguhnya. Datanya harus jelas, jangan hanya berdasarkan data lama atau sekadar menyalin data yang sudah ada,” tambahnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Lurah Kebon Kosong, Sunardi, menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) sehingga tidak berada di kantor.

“Saya lagi diklat, tidak ada di kantor,” ujarnya singkat.

Saat disampaikan bahwa persoalan yang disampaikan berkaitan dengan kader Dasawisma, Sunardi menjawab, “Siap.”

Sebagai informasi, Dasawisma merupakan kelompok kerja di bawah pembinaan TP PKK yang bertugas melakukan pendataan keluarga dan kondisi lingkungan sebagai salah satu dasar penyusunan data administrasi kewilayahan maupun program kesejahteraan masyarakat. Pendataan yang akurat menjadi penting agar berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial, dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria

  • Penulis : Dalih
  • Editor : Redaksi

Loading

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *